5 Alasan Kenapa Menduakan Cinta Itu Berbahaya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan orang menghabiskan banyak waktu untuk menunggu, mencari, dan kemudian menjalani pengalaman berkencan sampai mereka menemukan seseorang yang selama ini mereka cari.

    Di sisi lain, ada beberapa orang yang tetap membuka hati dan memutuskan untuk tidak berkomitmen hanya pada satu orang, karena mereka tidak memiliki keraguan untuk berkencan dengan dua orang sekaligus alias mendua.

    Jadi, jika Anda akan berkencan dengan dua orang pada saat yang bersamaan, mungkin itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun, ada kemungkinan Anda semakin serius berhubungan dengan dua orang pada saat bersamaan.

    Anda mungkin tidak memikirkan dampak berkencan dengan dua orang pada waktu yang bersamaan, sekaligus berbagai masalah yang menyertainya, terutama bila Anda tidak serius dengan hubungan tersebut. Sama sekali tidak ada yang salah dengan berkencan dengan dua orang sekaligus, namun bisa timbul masalah di dalamnya.

    Berikut beberapa alasan mengapa menduakan cinta itu berbahaya, seperti dilansir Boldsky.

    Artikel lain:
    5 Pasangan Zodiak Ini Diklaim Tidak Jodoh, Cek Alasannya
    8 Tanda Teman Kerja Diam-diam Jatuh Cinta pada Anda
    5 Tips agar Tetap Bersikap Positif di Tengah Hal Negatif

    #Konsekuensi yang tidak diinginkan
    Berkencan dengan dua orang pada waktu yang bersamaan adalah pilihan pribadi. Tapi, Anda harus berhati-hati dengan drama yang muncul. Anda harus siap menghadapi konsekuensi jika kedua pasangan mengetahui tindakan Anda.

    #Berakhir memiliki rasa cinta yang kuat pada salah satu
    Inilah salah satu alasan mengapa Anda seharusnya tidak berkencan dengan dua orang sekaligus. Setelah menjalin hubungan selama beberapa waktu, Anda pasti akan menemukan diri Anda memiliki perasaan yang sangat kuat terhadap salah seorang dari mereka. Ini pasti bisa menempatkan Anda dalam situasi yang canggung jika Anda tidak memutuskan hubungan dengan yang lain.

    #Terjebak dalam kebingungan
    Selama periode waktu tertentu, berkencan dengan dua orang sekaligus akan membuat Anda mencintai keduanya, bahkan tanpa menyadari situasi dan konsekuensi yang akan dihadapi. Akhirnya, ini akan membuat Anda merasa bingung memilih satu saja.

    Ilustrasi mendua. shutterstock.com

    #Pembohong terbesar
    Berkencan dengan dua orang sekaligus bisa mengubah Anda menjadi pembohong terbesar di dunia. Anda akan terus-menerus menjalani hidup yang penuh dengan kebohongan.

    Anda mulai membuat segala macam rekayasa yang tidak masuk akal agar tidak terjebak di antara dua hubungan. Anda bahkan merancang kebohongan sehingga bisa memisahkan waktu pertemuan antara satu dengan yang lain.

    #Patah hati dan kesepian
    Jika Anda berkencan dengan dua pria yang sedang mengalami patah hati akibat romansa yang gagal, maka ingatlah bahwa selingkuh tidak menyenangkan karena mereka berdua mencari seseorang yang tidak akan pernah meninggalkan mereka.

    Jika mereka tahu tentang niat Anda menduakan mereka, kemungkinan besar mereka akan langsung memutuskan hubungan dan pergi meninggalkan Anda. Keduanya bahkan akan berasumsi Anda telah menipu mereka. Dalam beberapa saat, kehidupan romantis akan berakhir dan membuat Anda patah hati dan kesepian.

    #Keintiman fisik
    Kencan terkadang bisa menimbulkan keintiman fisik. Mengapa berkencan dengan dua orang sekaligus itu berbahaya karena Anda bisa jadi terlibat secara seksual dengan kedua orang tersebut. Hubungan fisik terkadang bisa disalahartikan sebagai cinta, dan saat putus bisa jadi memilukan.

    Jika Anda telah memberikan sebagian dari diri Anda kepada mereka, maka Anda harus tahu pasti bahwa Anda tidak akan pernah bisa mendapatkannya kembali. Ini bisa membuat Anda merasa hancur karena rasa bersalah dan bisa membuat Anda merasa lebih buruk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.