Berkaca dari Kasus Tessa Kaunang dan Dampak Psikologis pada Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak introvert. shutterstock.com

    Ilustrasi anak introvert. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjalin hubungan cinta lagi setelah seorang perempuan bercerai bukanlah hal mudah. Artis Tessa Kaunang telah menarik perhatian publik karena diduga sering mengajak pacarnya menginap di rumah setelah ia berpisah dari Sandy Tumiwa.

    Walaupun belum terbukti benar dan Tessa juga membantah rumahnya telah digerebek warga, hal tersebut mengangkat pembahasan mengenai orang tua yang pacaran lagi setelah bercerai, terutama apa dampaknya pada anak bila sang ibu mengajak pacarnya menginap di rumah.

    Psikolog Kasandra Putranto menjelaskan, kalau dalam situasi seperti ini, perilaku orang tua memiliki dampak besar pada anak. “Pada dasarnya, anak akan membangun perilaku sebagai hasil dari pribadi ibu yang diturunkan secara genetis dan pola asuhnya,” ujarnya kepada Tempo, Minggu, 28 Januari 2018.

    Baca juga:
    Kasus Tessa Kaunang, Psikolog: Pacaran Lagi, Jangan Libatkan Anak
    Anak Takut Saat Gempa Bumi, Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua
    Cornelia Agatha Senang Memasak untuk Anak

    Seorang anak dapat melakukan dua hal, yakni mereka akan melakukan identifikasi, menjadi seperti ibu atau ayahnya, atau mereka akan melakukan diferensiasi, berbeda dari ibu atau ayahnya. Hal itu disebabkan sifat dan perilaku orang tua.

    Cara mengasuh mereka ditangkap anak-anak. Jadi, bila melihat ibunya mengajak pacar menginap, mereka bisa melakukan hal sama saat besar atau menimbulkan rasa kesal pada orang tuanya.

    “Apa pun yang dilihat, didengar, dan dirasakan akan tersimpan dalam otak anak,” kata Kasandra.

    Jadi, bila melihat salah satu orang tuanya mengajak pacarnya menginap, anak akan mengingat hal tersebut dan bisa memiliki dampak pada kehidupan sosialnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.