Ryana Dea Punya Alasan Cara Gendong Bayinya Aman

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ryana Dea. Tabloidbintang

    Ryana Dea. Tabloidbintang

    TEMPO.CO, JakartaRyana Dea selalu mengunggah foto putri tercintanya, Qiandra Rynayra Redi yang baru berusia dua bulan, di Instagram. Salah satu foto yang diunggah Ryana, mendapat kritik netizen.

    Dalam foto tersebut, Ryana terlihat menggendong Qiandra menggunakan baby wrap. Namun cara menggendong Ryana dikritik netizen. Mereka menganggap cara tersebut  tak sesuai dengan usia sang bayi. 


    Cara menggendong bayi Ryana Dea diprotes netizen. (Instagram)

    Baca juga: Momen Seru Acha Septriasa dan Putrinya Brie

    "Koq gendong nya dah gtuu..apa sekarang udah modern kali yaa..dluu gendong segitu kalo udah 8 bulan..mungkin aku-nya yang jadul kali yaah," tulis netizen di kolom komentar. 

    "Aduhh gendongnya kakinya jangan di kangkangin dulu bu..belum waktunya soalnya masih baby banget nanti nunggu 6 bulan dulu," netizen lain menimpali.

    Menyadari unggahannya mendapat banyak protes dari netizen, Ryana Dea pun menanggapi protes netizen. Ia meminta seorang netizen yang protes untuk kembali membaca dengan teliti keterangan yang telah dibuatnya.

    "@lena_len09 pasti gak baca caption.. coba dibaca bu captionya," balas Ryana.  

    Hal itu dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, dalam keterangan yang dibuatnya, Ryana Dea tak hanya mempromosikan produk bayi yang dikenakannya, tetapi juga menjelaskan bahwa posisinya menggendong Qiandra sudah dipastikan aman. 

    "Kenapa aku suka gendong seperti ini? karna posisi ini sangat mendukung T.I.C.K.S jadi salah bangett tuh yg bilang kasian anaknya digendong begitu, posisi gendongnya salah lah.. posisi menggendong M Shape pada saat ini sangat dianjurkan untuk menghindari cedera atau hyp-dysplasia (DDH) pada bayi," tulis Ryana Dea dalam keterangan fotonya. 

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.