Tabir Surya Wajib Dipakai Saat Naik Pesawat, Simak Penjelasannya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sunblock/krim tabir surya. Shutterstock.com

    Ilustrasi Sunblock/krim tabir surya. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita sering mengira tabir surya hanya perlu digunakan saat cuaca sedang terik. Tapi ahli dermatologi mengatakan bahwa krim pelindung kulit dari sinar matahari ini harus digunakan setiap hari, termasuk saat bepergian naik pesawat.

    Meski kebanyakan jendela pada pesawat punya kemampuan menahan sinar UVB, namun sinar UVA yang bisa menembus kulit lebih dalam masih bisa menembus kaca, dan itu berisiko menimbulkan masalah pada kulit. 

    Baca juga: Tips Cantik: 5 Cara Pakai Tabir Surya Tanpa Merusak Makeup

    Memakai tabir surya sangat penting terutama untuk pilot. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan JAMA Dermatology mengungkapkan bahwa pilot yang selama satu jam berada di ketinggian 30.000 kaki terpapar radiasi UV setara dengan sesi mencoklatkan kulit (tanning) selama 20 menit. 

    Meski penumpang pasti tidak terpapar sinar matahari sebanyak pilot, tabir surya tetap sebaiknya tetap digunakan, terutama bagi mereka yang duduk di dekat jendela.

    Baca juga: Tabir Surya Tak Hanya untuk Wajah, Simak Kata Ahlinya

    "Jendela pesawat di sebelah Anda mungkin ukurannya kecil, tapi Anda berada lebih dekat dengan lapisan ozon saat terbang setinggi puluhan ribu kaki," kata dokter Sweta Rai dari British Association of Dermatologists kepada Sun Online. "Sinar matahari jauh lebih berbahaya pada ketinggian ini dan kita semua harus memakai tabir surya saat terbang."

    Tabir surya dengan SPF 30, yang melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB yang berbahaya, bisa digunakan untuk melindungi kulit. Cukup oleskan tabir surya seukuran  kelereng pada area wajah, dan area terbuka lain seperti leher, dada, tangan, lengan bawah dan telinga, setidaknya satu jam sebelum terbang.

    Baca juga: Bagian Tubuh yang Sering Luput dari Pemakaian Tabir Surya

    Selain itu, penting juga untuk mengoleskan ulang tabir surya setiap dua jam, terutama selama penerbangan jarak jauh. Bagi mereka yang menggunakan rias wajah saat bepergian, beberapa foundation juga berguna sebagai tabir surya, tapi disarankan untuk memakai tabir surya secara terpisah sebelum berdandan untuk perlindungan maksimal.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.