Senin, 28 Mei 2018

Restoran Lelyana Santosa Cs, Hampir Saja Ada Ayam Kampus

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan membuka usaha restoran. Shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan membuka usaha restoran. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Lelyana Santosa kini punya kesibukan baru. Sejak akhir November 2017, perempuan 54 tahun ini membuka restoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia berkongsi dengan rekan kerjanya, Todung Mulya Lubis.

    Rumah makan yang diberi nama Daun Muda, Soul Food by Andrea Peresthu itu menyajikan masakan dari pelbagai daerah di Indonesia. Selain meracik menu, Andrea, sang koki, kerap menamai sajiannya dengan nama unik. Misalnya hidangan pencuci mulut Unjuk Rasa, kue dadar berisi ketan hitam plus kelapa parut dan es krim.

    "Kulit dadarnya rasa pandan. Sangat Indonesia-lah,” kata Lelyana kepada Tempo. Namun pengacara senior dari Lubis, Santosa & Maramis Law Firm ini mesti selektif memilih menu. Contohnya ayam asap yang ditaburi sambal hijau yang tadinya disebut Ayam Kampus. ”Saya memprotes keras karena berkonotasi negatif."

    Praktisi hukum lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung, itu kemudian mengganti nama hidangan tadi sesuai dengan penampakannya. Namanya menjadi Ayam Ijo Royo-royo. Bagi Lelyana, setiap nama harus bermakna. Dia memilih nama Daun Muda sebagai simbol penggunaan bahan yang segar.

    Lelyana gemar memasak sejak mendampingi suaminya, Mas Achmad Santosa -kini Koordinator Staf Khusus Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal, saat kuliah S-2 hukum di York University, Toronto, Kanada, pada 1990-an. Di sana, dia kerap menyajikan masakan dari pelbagai daerah di Indonesia untuk kerabat yang berkunjung ke apartemen mereka.

    M. REZA MAULANA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.