Jumat, 23 Februari 2018

Pendongeng Terbaik Buat Anak, Ibu

Reporter:

Rini Kustiani

Editor:

Yayuk Widiyarti

Rabu, 10 Januari 2018 19:59 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendongeng Terbaik Buat Anak, Ibu

    Ilustrasi orang tua mendongeng. momjunction.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mendongeng adalah salah satu aktivitas yang ditunggu-tunggu anak. Dengan mendongeng, imajinasi mereka akan berkembang dan bukan tak mungkin anak bisa merangkai cerita sendiri dan menunjukkan potensinya.

    Baca juga:
    Suka Duka Cut Mini Selama 7 Tahun Mendongeng

    Pendiri sekaligus Ketua Kelompok Pecinta Bacaan Anak atau KPBA, Murti Bunanta mengatakan ada satu orang yang paling ditunggu anak untuk mendengarkan cerita. Dia adalah ibu. "Karena suara ibu adalah suara yang dinanti-nanti seorang anak," kata Murti Bunanta kepada Tempo.

    Sebab itu, doktor pertama dari Universitas Indonesia yang meneliti sastra anak-anak sebagai topik disertasi ini menganjurkan para ibu agar mendongeng buat anak-anak karena suara ibu adalah suara pertama yang didengar anak. "Ibulah yang memanjatkan doa atau mendendangkan lagu saat anaknya mau tidur," ujarnya.

    Sastrawan sekaligus Ketua Kelompok Pecinta Bacaan Anak (KPBA) Murti Bunanta. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Murti Bunanta menambahkan, ibu tak perlu khawatir atau tidak percaya diri karena suaranya kurang enak didengar. Karena anak akan selalu mencintai dan mencari suara ibu. Adapun anak yang sudah bisa diperdengarkan dongeng adalah usia balita. Dari situ, mereka belajar berkomunikasi, memahami, dan tentunya berimajinasi.

    Tugas selanjutnya adalah mencari waktu yang tepat untuk mendongeng. Murti Bunanta yang juga penulis buku anak ini menjelaskan waktu mendongeng tak selalu ketika hendak tidur. "Yang penting suasananya nyaman buat anak," ucapnya.

    Nah, waktu yang nyaman ini hanya diketahui oleh ibu dan anak. Mendongeng misalnya, bisa dilakukan setelah mandi sore atau seusai makan. Setelah itu, pilihlah cerita yang mendidik dan sesuai usia anak. Jadi tunggu apa lagi, mari mendongeng.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.