Remas Pipi 30 Menit Sehari Dapat Bonus Awet Muda

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wajah wanita yang mulus bersih dan segar. shutterstock.com

    Ilustrasi wajah wanita yang mulus bersih dan segar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang berupaya melakukan segala cara untuk membuat wajahnya terlihat awet muda. Tapi siapa sangka jika hanya dengan meremas-remas pipi dan mengerutkannya selama 30 menit setiap hari bisa membuat seseorang terlihat tiga tahun lebih muda. Demikian menurut sebuah studi dalam jurnal Dermatology.

    Baca juga:
    6 Bintang Hollywood Bagi Kiat Tetap Cantik dan Awet Muda

    "Ada banyak otot yang secara kolektif berperan dalam gerakan pipi, dan penelitian kami menunjukkan meremas dan mengerutkan pipi bisa membuat pipi bagian atas dan bawah terlihat lebih penuh," kata Profesor dari Universitas Northwestern di Chicago, Murad Alam. Metode remas pipi, menurut dia, memperbesar dan menguatkan otot wajah, sehingga wajah menjadi lebih kencang dan terlihat lebih muda.

    Bantalan lemak di antara otot dan kulit bertanggung jawab untuk memberikan ketegasan pada pipi dan menjaga bentuk wajah tetap kencang. Namun saat kulit mulai menua, bantalan wajah perlahan menjadi lebih tipis. Bantalan yang mengendur membuat elastisitas kulit wajah berkurang.

    Ilustrasi wanita cantik berwajah bersih. shutterstock.com

    "Tapi jika otot di bawahnya menjadi lebih besar, kulit memiliki lebih banyak bantalan di bawahnya dan otot yang lebih kencang membuat bentuk wajah lebih penuh," ujar asisten profesor dari Universitas Northwestern, Emily Poon seperti dikutip dari Indian Express. "Perkembangan otot meningkatkan volume wajah dan menangkal efek penipisan lemak karen usia."

    Kesimpulan ini diperoleh dalam riset yang meneliti sejumlah wanita paruh baya berusia 40-65 tahun. Mereka menjalani sesi pelatihan selama 90 menit dari instruktur. Di rumah, mereka terus melakukan latihan ini selama 20 minggu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.