Selasa, 25 September 2018

Bingung Mandi Air Dingin atau Hangat, Keduanya Bermanfaat Kok

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mandi. Shutterstock

    Ilustrasi mandi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Mandi adalah bagian penting dari rutinitas yang sehat. Namun mandi yang segar juga tergantung pada suhu air dan durasinya. Apakah kamu suka mandi dengan air panas atau dingin, pelajari bagaimana rutinitas mandi dapat mempengaruhi kesehatan seperti yang dilansir Popsugar.

    Baca juga:
    5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mandi

    Setelah paham, mungkin kamu akan memikirkan kembali apakah nanti malam akan mandi dengan air panas atau air dingin.

    #Air Hangat
    Ilustrasi wanita sedang mandi. shutterstock.com
    Mandi air hangat bisa menghilangkan ketegangan dan menenangkan otot yang kaku. Jika kamu punya pancuran air yang kuat dan deras, akan lebih baik lagi. Biarkan air panas bekerja seperti pemijat di bahu, leher, dan punggung.

    Studi menunjukkan mandi air hangat bisa meningkatkan kadar oksitosin dan meredakan kecemasan. Siapapun yang bekerja dengan penuh tekanan membutuhkan lebih banyak hormon ini agar merasa segar dan bahagia.

    Mandi air panas juga berfungsi sebagai dekongestan alami untuk menghilangkan gejala flu. Sebab, uap panas mampu melembapkan saluran hidung.

    #Air dingin
    Ilustrasi mandi. ewater.com
    Mandi air dingin bagus untuk tubuh karena mengurangi kelelahan dan obat depresi. Tubuh yang disiram air dingin selama sekitar 5 menit akan terasa lebih segar dan menenangkan kondisi emosional seseorang. Bahkan sebuah riset merekomendasikan setiap orang membasuh tubuh mereka dengan air dingin selama 2-3 menit setiap kali mandi sebagai penetralisir depresi.

    Di sisi lain, mandi air dingin lebih baik untuk rambut dan kulit. Bila mandi air panas bikin kulit jadi kering, mandi air dingin akan menghidrasi dan membantu mengurangi kulit kering.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.