Sandra Dewi Melahirkan, Tetap Berikan ASI bila Harus Bekerja Lagi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandra Dewi menghadiri peluncuran aplikasi Teman Bumil, di Jakarta, Kamis 29 November 2017. TEMPO/Nia Pratiwi

    Sandra Dewi menghadiri peluncuran aplikasi Teman Bumil, di Jakarta, Kamis 29 November 2017. TEMPO/Nia Pratiwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita artis Sandra Dewi melahirkan menyedot perhatian publik di penghujung 2017. Anak pertama hasil pernikahannya dengan Harvey Moeis itu lahir pada 31 Desember 2017 dan diberi nama Raphael.

    Sebagai seorang pesohor, Sandra Dewi tentu memiliki segudang aktivitas. Di sisi lain,  ia tentu ingin memberikan air susu ibu (ASI) buat anaknya. Namun seperti banyak ibu lain, kelak ia harus kembali bekerja. Baca: Memahami Persiapan Menyusui dan Nutrisi yang Tepat buat Ibu Baru

    Padahal, ibu baru dianjurkan untuk memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan setelah bayi lahir. Namun, ibu yang harus kembali kerja tidak perlu berhenti memberikan ASI eksklusif.

    Ibu bekerja dapat menggunakan alat bantu, yaitu pompa ASI, yang sekarang sudah banyak tersedia di berbagai toko. Ada beraneka ragam pompa ASI yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ibu, dari jenis manual sampai elektrik. Berikut adalah cara penggunaan pompa ASI yang dianjurkan untuk ibu bekerja. Baca juga: Manfaat Kacang Hijau dan Daun Adas buat Produksi ASI

    “Mendukung pemberian ASI eksklusif, terutama bagi ibu yang kembali bekerja atau melakukan aktivitas lainnya pada masa menyusui, peralatan menyusui seperti pompa ASI Philips Avent hadir dalam berbagai varian untuk kenyamanan ibu, mulai dari elektrik, manual, dan dan juga tipe pompa ASI singel dan twin,” ujar Yongky Sentosa, Head of Personal Health Philips Indonesia.

    Ibu dianjurkan untuk memerah ASI sebanyak 2-3 kali untuk mengurangi ASI yang menetes dan juga membantu ibu baru merasa nyaman. ASI dapat diperah sebelum bekerja atau pada saat di tempat kerja. Namun, menyimpan ASI juga menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan. Wadah penyimpanan ASI sebaiknya di plastik polientulen atau gelas kaca. Artikel lain: Donor ASI, Pastikan Tak Ada Transfer Virus HIV dan Hepatitis

    ASI sebaiknya disimpan di suhu 19-25 derajat celsius dan dapat disimpan selama 4-8 jam. Kalau ingin menyimpan lebih lama, ASI dianjurkan untuk disimpan di lemari es dengan suhu 0-4 derajat celsius karena akan bertahan selama 1-2 hari. Menyimpan ASI di freezer atau lemari pembeku dengan satu pintu akan bertahan selama dua bulan dan freezer dengan dua pintu akan bertahan selama 3-4 bulan.

    Dengan inovasi terbaru, banyak produk yang bekerja untuk memberikan yang terbaik bagi ibu dan bayi, mengikuti perubahan jaman yang semakin modern dan serba instan. Karena itu, tidak perlu takut untuk tetap memberikan ASI kepada bayi walaupun harus kembali kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.