Memahami Persiapan Menyusui dan Nutrisi yang Tepat buat Ibu Baru

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandra Dewi berfoto bersama suami, Harvey Moeis. Instagram

    Sandra Dewi berfoto bersama suami, Harvey Moeis. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta -Artis Sandra Dewi baru saja melahirkan anak pertama, 31 Desember 2017. Sementara itu, Aliya Rajasa, istri Edhi Baskoro Yudoyono atau Ibas, baru dikaruniai anak ketiga, 1 Januari 2018.

    Memberikan air susu ibu atau ASI adalah keinginan setiap ibu. Untuk itu, para ibu dianjurkan untuk konsumsi nutrisi yang baik untuk persiapan menyusui sejak masa hamil.

    Pemberian air susu ibu (ASI) adalah cara yang paling efektif untuk mengurangi dan mencegah kematian bayi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan ibu baru untuk hanya memberikan ASI selama enam bulan pertama bayi karena ASI tidak terkontaminasi dan mengandung banyak gizi yang diperlukan oleh bayi baru lahir.

    Untuk menjaga kesehatan ibu baru selama menyusui, ada beberapa hal yang dianjurkan, seperti pola makan sehat dan bergizi. Perempuan berusia 19-50 tahun perlu mempertimbangkan jumlah kalori yang dikonsumsi. Dengan aktivitas normal, akan membutuhkan sekitar 1.800-2.200 KCal setiap harinya.

    Ibu hamil di sekitar usia tersebut akan memerlukan tambahan kalori sekitar 300-500 KCal setiap hari. Untuk mendapat jumlah kalori yang cukup, saat hamil, ibu dianjurkan mengkonsumsi camilan sehat dua kali sehari. Bila kalori yang dikonsumsi di bawah 1,500 KCal setiap harinya, produksi ASI akan bermasalah.

    Artikel lain:
    Manfaat Menyusui buat Ibu dan Bayi, Cegah Obesitas sampai Kanker
    Manfaat Yoghurt buat Ibu Hamil dan Menyusui
    Manfaat Kacang Hijau dan Daun Adas buat Produksi ASI

    “Pemenuhan gizi dapat dicukupi dengan konsumsi makanan dengan gizi seimbang yaitu cukup secara kuantitas, cukup secara kualitas, mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan dan untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” tutur Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG(K), Ketua Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia) dan Anggota Dewan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia DKI Jakarta.

    “Jika terdapat suatu kondisi ketika ibu tidak mendapatkan kebutuhan gizi yang cukup, maka calon ibu dapat mencukupi kekurangan tersebut dengan suplemen yang dianjurkan oleh dokter,” tambahnya.

    Tidak hanya konsumsi kalori yang cukup, para ibu juga harus makan seimbang dan olahraga secara rutin. Ibu harus mengkonsumsi paduan gizi yang seimbang. Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga dianjurkan untuk tetap berolahraga karena gerakan tubuh membantu ibu untuk tetap gembira pada saat menyusui. Perasaan tersebut memiliki peran penting dalam produksi ASI dengan membantu ibu memproduksi hormon oksitosin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.