Marcella Zalianty Mengawali Tahun Baru 2018 dari Jepang, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcella Zalianty, saat berada di Kantor Tempo, Jakarta, 20 Desember 2017. TEMPO/Charisma Adristy

    Marcella Zalianty, saat berada di Kantor Tempo, Jakarta, 20 Desember 2017. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun baru 2018 sudah di depan mata, aktris Marcella Zalianty mengisi awal tahun baru dengan pergi ke Jepang bersama suami dan anak-anaknya. Marcella dan keluarga bepergian ke beberapa kota di Jepang, mulai 26 Desember 2017 sampai 4 Januari 2018.

    Namun, Marcella menceritakan bahwa liburan ini sebenarnya bukan untuk santai. Saat liburan, dia memiliki tugas sebagai seorang ibu untuk mengantar anak-anaknya ke semua tempat yang ingin mereka kunjungi. Liburan kali ini pun dia berkeliling ke tempat main anak-anak di Jepang.

    “Liburan ini adalah risiko kita menjadi orang tua yang sibuk. Jadi liburan ini bukan untuk istirahat tapi supaya anak-anak senang saja,” ujar Marcella.

    Karena sehari-harinya Marcella dan suaminya, Ananda Mikola, sangat sibuk dengan pekerjaan masing-masing, mereka jarang memiliki waktu luang dengan anak-anak. Biasanya, kalau memiliki waktu luang, Marcella dan Ananda mengajak kedua anaknya pergi menonton atau menghabiskan waktu di rumah. Karena itu, Marcella membuat jadwal untuk liburan, yang memastikan bahwa anak-anaknya akan ke tempat hiburan favorit mereka.

    “Ananda lihat schedule itu kayak ‘mati gue karena isinya ke tempat hiburan anak,” ucap Marcella, walaupun keduanya sebenarnya sudah merasa lelah dengan pekerjaan masing-masing.

    Baca juga:
    10 Makanan Unik Tahun Baru di Sejumlah Negara
    Tahun Baru di Rumah? Coba 5 Permainan Ini, Dijamin Seru
    Tradisi Perayaan Tahun Baru Terpopuler di Berbagai Negara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.