Minyak Vitamin E, Bergizi buat Kulit tapi Tak Bisa Asal Pakai

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi vitamin E. boldsky.com

    Ilustrasi vitamin E. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Minyak vitamin E baik untuk kesehatan kulit. Namun penggunaannya tidak boleh sembarangan. Vitamin E adalah salah satu asupan gizi buat kulit yang dilematis bagi sebagian orang. Minyak vitamin E adalah antioksidan yang baik, tapi keras. Jadi jika kamu rentan berjerawat, maka jerawat bisa bertambah parah.

    Lantas bagaimana penggunaan minyak vitamin E yang tepat? Dokter kulit Elizabeth Tanzi mengatakan minyak yang merupakan bahan alami dipercaya bisa menyembuhkan berbagai masalah kulit. Minyak mungkin bisa melembapkan kulit namun kandungan vitamin E di dalamnya sebenarnya tidak dibutuhkan bahkan bisa menyebabkan alergi bagi sebagian orang.

    Mengutip laman Huffington Post, kamu bisa menggunakan minyak vitamin E dengan syarat berikut ini:


    1. Pakai di malam hari

    Sebagian tekstur vitamin E kental dan berminyak. Sebaiknya digunakan di malam hari sebagai pengganti krim atau pelembap sehingga bisa meresap dengan sempurna di malam hari dan tidak mengganggu makeup.

    2. Gunakan bersama vitamin C
    Ketika digunakan bersamaan dengan vitamin C, vitamin E bisa berfungsi sebagai tabir surya. "Minyak vitamin E akan menangkal radikal bebas yang mengakibatkan penuaan kulit," kata dokter bedah plastik Stafford. R. Broumand.

    3. Manfaatkan untuk rambut kering
    Beberapa penelitian menunjukkan minyak vitamin E ampuh meningkatkan sirkulasi di kulit kepala. Minyak vitamin E meningkatkan sirkulasi darah sementara di kulit kepala sehingga bisa memperkuat folikel rambut. "Minyak vitamin E juga bisa menghidrasi dan melembapkan rambut rapuh dan kering," ucap Stafford. R. Broumand.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.