Senin, 28 Mei 2018

Cerita Bos Berrykitchen, Cynthia Tenggara Urus 2 Bayi Sekaligus

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cynthia Tenggara. instagram.com

    Cynthia Tenggara. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Cynthia Tenggara kian meroket seiring dengan naiknya popularitas Berrykitchen. Bisnis katering online yang sudah tiga tahun berjalan ini memiliki 100 karyawan dan melayani pelanggan tetap, baik perorangan maupun institusi, serta pesanan. Saban hari, Berrykitchen mengirimkan lebih dari 3.000 paket makan siang dengan omzetnya mencapai Rp 75 juta.

    Baca juga:
    BerryKitchen, Bermula dari Ransum yang Terbuang

    Dua tahun lalu, Berrykitchen mendapat kucuran dana segar sebesar Rp 16,6 miliar dari Sovereign's Capital, sebuah perusahaan venture capital dari Amerika Serikat. "Sekarang saya mengasuh dua bayi. Yang pertama Fay dan kedua Berrykitchen. Semuanya harus berkembang dengan baik,” kata Cynthia Tenggara.

    Sepulang bekerja dari kantor pukul 15.00, Cynthia kemudian fokus mengasuh Fay di rumah. “Kalau sedang bersama anak di rumah saya tetap bekerja juga misalnya berkoordinasi dengan karyawan melalui sambungan telepon atau mengirim surat elektroik,” ucap Cynthia.

    Sibuk berbisnis, Cynthia tidak meninggalkan kewajiban sebagai ibu dari Fay yang kini berusia 1 tahun. Setiap bekerja, ia selalu memboyong Fay ke kantor Berrykitchen yang terletak di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Anak perempuan Cynthia Tenggara itu juga selalu diajak keluar kantor jika ada urusan pekerjaan.

    Founder Berry kitchen Cynthia Tenggara bersama anaknya di Jakarta, 26 April 2017. Tempo/ Dina

    Dalam menyiapkan makanan, tim Berrykitchen mulai memasak pukul 06.00 sampai 09.00. Kemudian proses pengemasan berlangsung sampai jam 10.00, setelah itu makanan ke semua pelanggan melalui kurir. Butuh waktu sekitar 6 bulan bagi Cynthia Tenggara untuk melakukan riset sebelum membuka Berrykitchen. Yang ada di pikirannya saat itu, Berrykitchen dapat menjadi jawaban bagi warga Jakarta yang kesulitan mendapatkan menu makan siang yang sehat dan enak. "Karena saya enggak bisa masak, maka saya harus mencari chef yang bisa membuat makan siang untuk pelanggan," kata Cynthia.

    Awal merintis Berrykitchen, Cynthia Tenggara meminjam rumah temannya yang cukup luas di kawasan Jakarta Barat untuk dijadikan kantor sekaligus dapur Berrykitchen. Dia mempekerjakan seorang chef dan seorang karyawan yang mengurus administrasi serta situs Berrykitchen. “Saya ikut membantu mengemas dan mengantarkan makanan kepada pelanggan,” ucap Cynthia

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.