Ketahui 11 Tipe Alergi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak alergi. communitytable.parade.com

    Ilustrasi anak alergi. communitytable.parade.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Alergi merupakan reaksi dari sistem kekebalan tubuh terhadap protein dan zat asing. Umumnya, alregi tidak berbahaya, namun tidak bisa dianggap sepele.

    Baca juga:
    Kenali 6 Tanda Alergi Makanan, dari Pusing Sampai Bengkak
    Alergi Ikan, Ganti dengan Tahu Tempe sebagai Sumber Protein

    Ada beberapa gejala yang bisa diketahui ketika tubuh mengalami alergi, misalnya bersin, sesak napas, hidung berair, batuk, iritasi kulit, dan mata gatal. Beberapa alergi biasanya mengikuti musim, tapi ada juga alergi yang bisa terjadi sepanjang tahun.

    Berikut 11 alergi yang biasa terjadi pada manusia seperti dikutip dari Boldsky:

    1. Alergi pergantian musim
    Perubahan musim atau cuaca yang tidak menentu bisa menyebabkan perubahan pada tubuh yang ditandai dengan gejala, seperti flu atau penyakit pernapasan.

    2. Alergi serbuk sari
    Rumput, pohon oak, atau tumbuhan lain biasanya menghasilkan serbuk sari yang bisa menyebar melalui udara. Akibatnya, beberapa orang bisa mengalami alergi yang diakibatkan oleh serbuk yang tersebar melalui udara tadi.

    3. Alergi makanan
    Beberapa orang memiliki alergi terhadap makanan tertentu, misalnya susu, telur, terong, kentang, kacang, ikan, makanan laut, gandum, dan kacang kedelai.

    4. Alergi antibiotik
    Sejumlah obat antibiotik memiliki kandungan kimia seperti amoxilin dan penisilin yang mengakibatkan alergi pada sebagian orang. Gejala alergi yang diakibatkan oleh antiobotik adalah gatal-gatal, demam, dan iritasi kulit.

    5. Alergi terhadap poison ivy
    Tanaman ini menyebabkan alergi terhadap beberapa orang. Jika manusia menyentuh tanaman itu, maka dipastikan akan mengalami ruam kulit dan radang.

    6. Alergi debu
    Akibat polusi udara, beberapa orang menderita alergi ini. Bahkan ketika di rumah, debu dari furnitur dan kasur bisa menyebabkan alergi yang ditunjukkan dengan gejala iritasi kulit dan penyakit pernapasan.

    7. Alergi kulit
    Alergi kulit ini yang bisa berwujud eksim, dermatitis kontak, dan dermatitis atopic adalah beberapa alergi yang terjadi saat musim dingin. Ketika menderita alergi semacam ini maka Anda akan merasakan gatal-gatal dan kemerahan di kulit

    8. Alergi kucing
    Orang-orang yang menderita alergi ini adalah orang yang alergi dengan protein yang terdapat pada air kencing, air liur, dan bulu kucing. Gejala dari alergi kucing antara lain, batuk, mata gatal, gatal-gatal dan ruam di kulit

    9. Alergi sulfit
    Jika Anda sensitif terhadap bahan kimia sulfit, maka hindarilah. Bahan kimia ini bisa ditemukan pada beberapa makanan, baik makanan jadi maupun makanan mentah. Produk makanan yang mengandung sulfit antara lain buah kaleng, buah kering, acar, dan makanan yang dipanggang

    10. Alergi shiners
    Ini merupakan tipe alergi yang terjadi saat musim dingin yang bisa meningkatkan aliran darah dekat sinus. Gejalanya adalah lingkaran hitam di bawah mata.

    11. Alergi digigit serangga
    Ada beberapa jenis racun serangga yang rasa sakitnya bisa bertahan hingga 2 jam, tapi ada juga yang akibatnya cukup parah sehingga meninggalkan benjolan di kulit.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.