Alasan Anak Tak Boleh Pakai Pembersih Wajah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membersihkan wajah dengan toner. Shutterstock.com

    Ilustrasi membersihkan wajah dengan toner. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk acara pentas atau acara khusus, wajah anak perempuan harus memakai makeup. Saat anak menggunakan rias wajah, orang tua sering lupa bahwa kulit anak biasanya lebih sensitif dibanding kulit dewasa.

    Sebab itu, kadang orang tua menggunakan pembersih untuk menghilangkan makeup di wajah si kecil. Padahal, pembersih wajah ini kadang memiliki kandungan kimia yang bisa menyebabkan iritasi di wajah.

    “Saya sarankan untuk produk-produk pengangkat makeup sebaiknya diberikan untuk 12 tahun ke atas,” tutur Nurhayatini, manajer produk PT Natural Nutrindo, di Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017.

    Nurhayatini menjelaskan, kulit anak lebih sensitif dan pembersih wajah kadang terlalu keras untuk kulit anak. Dilansir dari 30 Seconds Mom, membersihkan cat muka dan riasan dari wajah anak dapat dilakukan dengan tiga cara.

    Pertama, tisu basah khusus untuk bayi bisa digunakan untuk tempat yang lebih sensitif, seperti kelopak mata. Selain itu, menggunakan minyak bayi juga dapat membersihkan wajah jauh lebih baik dibandingkan pembersih makeup.

    Biasanya, minyak bayi yang dituangkan di bola kapas dapat membersihkan wajah anak dengan cepat. Terakhir, menggunakan Vaseline adalah cara yang mudah untuk membersihkan wajah anak dari riasan. Cukup dioleskan, lalu dibersihkan menggunakan tisu atau handuk.

    Orang tua juga dianjurkan untuk memberikan pelembap wajah anak sebelum menggunakan makeup karena akan sangat memudahkan proses pembersihan kelak.

    Artikel terkait:
    Keranjingan Korea Bikin Makeup ala Negeri Itu pun Digemari
    Trik Memilih Kosmetik Korea, Jangan Salah Pilih Krim BB
    Malas Bersihkan Riasan Wajah, Awas Infeksi Mata dan 4 Dampak lain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.