Awali Hidup Sehat dengan Makanan Rumah

Reporter

Ilustrasi porsi makanan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara menyeimbangkan asupan nutrisi yang sehat dan olahraga yang tepat. Kebanyakan orang hanya mengutamakan saja tanpa memperhatikan apa yang dimakan.

Makanan yang dimakan pun sebaiknya yang diolah sendiri di rumah. Namun, memasak makanan sendiri masih terasa sulit, belum lagi harus menghabiskan waktu yang lama dan kadang membosankan bagi sebagian orang.

Padahal, menurut studi yang dilakukan oleh Julia A. Wolfson, MPP., yang menganalisa data survei dari National Health and Nutrition Examination di Amerika Serikat menyebutkan bahwa orang sering memasak di rumah mengkonsumsi lebih sedikit karbohidrat, gula, dan lemak daripada orang yang jarang memasak di rumah.

Baca juga:
Trik Makan Seimbang dari Ahli Gizi
Diet Ketogenik Tak Pantang Lemak, Apa Saja Sumber Gizinya?
Berat Badan Naik Turun Saat Diet, Simak Penjelasan Dokter

“Memasak sendiri di rumah bisa menentukan sendiri kebutuhannya. Hal ini penting untuk membantu hidup lebih sehat karena biasanya mulai makan sehat setelah anggota keluarga terkena penyakit kardiovaskular atau dieabetes,” ujar Head of Personal Health Phillips Indonesia Yongky Sentosa.

Menurut Yongky, tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga gaya hidup sehat sudah semakin tinggi. Namun, secara umum masih dalam fase kuratif, padahal gaya hidup sehat dapat menjadi investasi di masa tua.

“Melalui produk dan kegiatan-kegiatan, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk masuk ke fase preventif sehingga dapat mencegah penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat,” ujar Yongky.

Tingkat kesadaran yang tinggi akan pola hidup sehat ditunjukkan dengan mengkonsumsi bahan-bahan makanan yang bergizi. Namun menurut dokter spesialis gizi klinik Cindiawaty Pudjiadi, proses memasak sering diabaikan sehingga menghasilkan makanan yang tidak sehat dan gizi makanan tidak maksimal.

“Misalnya menggoreng dengan menggunakan minyak yang banyak akan meningkatkan total asupan kalori, dan tentu meningkatkan risiko obesitas yang berhubungan dengan berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan lainnya,” ujar Cindiawaty.






Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

4 hari lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

6 hari lalu

5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

Tidak hanya enak dilihat, Ikan hias memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.


6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

10 hari lalu

6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Selain enak dimakan, kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

10 hari lalu

5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

Selain enak dimakan, ternyata kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

12 hari lalu

Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

Meski namanya masih asing buat orang Indonesia, sejak dulu tanaman mimba sudah dipercaya punya manfaat kesehatan yang luar biasa.


9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

14 hari lalu

9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

Air tebu mengandung natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk kesehatan tubuh.


Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

14 hari lalu

Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

Banyak manfaat gerak lokomotor untuk tumbuh dan berkembang anak-anak


Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

25 hari lalu

Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

Pakar kesehatan dan lingkungan dari Universitas Hasanuddin, menekankan kembali bahaya bahan kimia Bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk campuran kemasan makanan dan minuman.


Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

29 hari lalu

Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

Tarif cukai rokok naik 10 persen disetujui Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Alasannya, selain karena faktor kesehatan, juga untuk meningkatkan pendapatan negara.


Kementerian ESDM Buka Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, Simak Persyaratannya

30 hari lalu

Kementerian ESDM Buka Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, Simak Persyaratannya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka seleksi pengadaan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Perja (PPPK) tenaga kesehatan.