Survei: Penduduk Indonesia Malas Periksa Kesehatan dan Olahraga

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyakit jantung. Ctntexas.com

    Ilustrasi penyakit jantung. Ctntexas.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit tidak menular paling ditakuti masyarakat Indonesia. Empat besar penyakit tersebut adalah stroke, serangan jantung, diabetes, dan kanker.

    Khusus penyakit kanker, jenis yang dikhawatirkan antara pria dan wanita berbeda. Kanker paru-paru menjadi momok utama para pria, diikuti kanker hati, kanker prostat, dan kanker kulit.

    Sedangkan kaum Hawa paling takut mengidap kanker payudara. Kanker serviks, kanker paru-paru, dan kanker hati juga dikhawatirkan para wanita. Meski begitu, hanya sekitar 34 persen penduduk Indonesia yang melakukan pemeriksaan rutin kesehatan dalam setahun terakhir dibanding 52 persen negara di Asia Pasifik.

    Angka itu diperoleh dari survei Healthy Living Index 2016 yang diselenggarakan perusahaan asuransi jiwa AIA. Survei tersebut dilakukan terhadap 15 negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

    Selain itu, gaya hidup yang kurang baik, seperti kurang tidur dan olahraga, juga dialami penduduk Indonesia. Diperkirakan, penduduk Indonesia kekurangan waktu tidur selama 1,3 jam setiap hari.

    Untuk kegiatan olahraga, hanya sekitar 63 persen orang Indonesia yang rutin berolahraga dibanding 71 persen penduduk di negara-negara wilayah Asia Pasifik yang rutin berolahraga.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Apa Itu Albumin dan Tugas Pentingnya Selama Kehamilan
    Cegah Stunting, Kuncinya di 1000 Hari Pertama Kehidupan
    Deteksi Dini Glaukoma Kurangi Risiko Mata Buta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.