Keranjingan Korea Bikin Make Up ala Negeri Itu pun Digemari

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kosmetik Innisfree ditampilkan di gerai pertama produk kecantikan asal Pulau Jeju, Korea, itu di Central Park Mall, Jakarta Barat. Tempo/Zara Amelia

    Sejumlah kosmetik Innisfree ditampilkan di gerai pertama produk kecantikan asal Pulau Jeju, Korea, itu di Central Park Mall, Jakarta Barat. Tempo/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta - Make up ala perempuan Korea mengutamakan riasan yang menggunakan produk make up namun terlihat seperti tidak menggunakannya. Riasan bergaya natural dengan make up, atau yang dikenal dengan istilah makeup no makeup no look.

    Tren make up ala Korea ini masih terus digemari. Hal ini dikemukakan penata rias Ira Sumardi. Menurut Ira, tidak semua perempuan suka dengan riasan yang terlalu tebal.

    Make up Korea itu bagaimana membuat penampilan kita memakai make up tapi tidak kelihatan pakai make up,” ujarnya.

    Ira mencontohkan untuk riasan mata dapat menggunakan tampilan smokey tapi dibuat lebih ringan sehingga dapat dipakai sehari-hari.

    Untuk bagian alis dapat menyesuaikan bentuk alis asli dan tidak terlalu tebal atau hitam. Sedangkan untuk pemilihan lipstik yang bertektur matte masih jadi pilihan utama, meskipun penggemar lipstik glossy masih bertahan dengan pemilihan hasil akhirnya yang tidak berlebihan.

    Riasan ala Korea juga dikenal sebagai kebalikan dari riasan ala Amerika untuk bagian contouring. “Amerika lebh suka highlight berwarna hitam-hitam atau gelap, sedangkan Korea menggunakan teknik strobing dengan warna cokeat,” ujar Ira.

    Baca juga:
    Tren Makeup 2018, No Makeup Makeup Jadi Favorit
    Pesan Buat Makeup Artist Para Model Victoria's Secret Show 2017
    Perawatan Kulit Amerika Ada di Indonesia, Cocok buat Orang Asia?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.