Pencahayaan di Ruang Kerja dan Pengaruhnya pada Produktivitas

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencahayaan di meja kerja. Shutterstock

    Ilustrasi pencahayaan di meja kerja. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahukah Anda ada solusi untuk membuat tubuh dapat bekerja lebih cerdas dan meningkatkan produktivitas? Uniknya, salah satu cara mudah untuk membuat Anda bereaksi demikian adalah dengan menukar bohlam lampu.

    Hal kecil ini ternyata bisa membuka potensi penuh atas apa yang sedang Anda dikerjakan. Dilansir Well + Good, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Sleep menemukan bahwa pekerja yang terpapar area yang terang pada siang hari mengalami tingkat kantuk di siang hari yang lebih rendah.

    Sementara itu, dari Universitas Toronto di Kanada yang mendeteksi bahwa emosi kuat, baik secara positif dan negatif, dirasakan paling kuat di bawah pencahayaan terang yang intens. Dan masih ada penelitian lintas budaya lain yang menemukan bahwa ketika para pekerja terpapar sinar yang redup, suasana hati mereka secara kolektif berada pada kondisi terburuk.

    "Pencahayaan dapat memiliki dampak besar pada suasana hati yang ingin Anda ciptakan di ruang yang berbeda," jelas Mathew Sommers, manajer inovasi konsumen di General Electric Lighting.

    "Cahaya putih yang lebih hangat dan kuning cenderung menciptakan lebih banyak suasana santai. Sementara cahaya yang lebih putih, lampu yang lebih tajam, cenderung lebih memberi energi pada tempat di mana Anda perlu melakukan pekerjaan atau tugas tertentu," tambahnya.

    Dengan kumpulan studi dan pilihan pencahayaan yang memberi manfaat pada suasana hati ini, GE membantu merancang pencahayaan kerja di kantor Well + Good agar pekerjanya dapat bekerja dengan lebih produktif. Hasilnya, pencahayaan betul-betul mempengaruhi suasana hati, meski staf tidak punya waktu untuk membedakannya.

    Berikut ini adalah pengaturan cahaya sesuai ruang dan kebutuhannya.

    Ruang masuk: Tempat para pengunjung dan staf mengobrol tentang apapun, mulai dari ide hingga rencana bisnis. Untuk area ini, tema yang diambil adalah santai sehingga yang digunakan adalah lampu putih yang lebih redup dan halus mirip ruang keluarga dan ruang makan.

    Ruang kerja: Menggunakan lampu putih yang cerah sehingga ruangan terasa terang. Tujuannya adalah agar staf menjadi lebih fokus dalam bekerja.

    Ruang konferensi: Ruangan ini memiliki cahaya yang lebih lembut daripada ruang kerja tapi tidak seredup ruang tamu.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Dilema Penampilan di Dunia Karier, yang Cantik Tak Kompeten?
    2 Aspek Perempuan Pekerja Disebut Menarik, Mana yang Penting?
    Semakin Tua Semakin Sulit Dapat Pekerjaan, Begini Mengatasinya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.