Bahaya Obat dengan Antihistamin dan Dekongestan buat Vagina

Ilustrasi obat. TEMPO/Mahanizar Djohan

TEMPO.CO, Jakarta - Terserang flu adalah hal yang umum dialami banyak orang, apalagi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Beberapa obat juga dipakai dalam mengatasi flu, yang juga umum digunakan untuk mengobati radang tenggorokan atau infeksi sinus.

Namun perlu menjadi perhatian bagi wanita dalam mengkonsumsi obat flu. Menurut Alyssa Dweck, MD, seorang dokter kandungan di New York, Amerika Serikat, kandungan obat untuk mengobati flu umumnya mengandung beberapa formula yang memiliki efek pada vagina.

Berikut beberapa kandungan obat flu yang dapat menyebabkan masalah pada vagina Anda, seperti dilansir Health.

1. Antihistamin
Antihistamin merupakan bahan utama dari obat alergi. Kandungan ini ditemukan dalam banyak formula obat flu. Antihistamin digunakan untuk mengobati gejala seperti pilek, mata berair, dan bersin.

Meski demikian, antihistamin berefek membuat selaput lendir di vagina mengering. Namun kekeringan yang dialami tidak bersifat permanen.

"Antihistamin dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit jadi kurang ada aliran darah dan oleh karena itu proses sekresi akan berkurang di seluruh tubuh," kata Dweck.

Mengeringnya selaput lendir di vagina akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Bahkan masalah ini menyulitkan Anda melakukan hubungan intim.

Baca juga:
Awas, Resisten Antibiotik Dapat Perbanyak Bakteri Jahat di Tubuh
Antibiotik: Waspada Penggunaannya, Resep Dokter Wajib
Terlalu Banyak Minum Parasetamol Dapat Merusak Hati

2. Antibiotik
Antibiotik sering diresepkan oleh dokter untuk menyembuhkan berbagai macam masalah infeksi. Namun mengkonsumsi antibiotik terkait dengan masalah infeksi jamur pada vagina.

"Antibiotik mengubah keseimbangan bakteri normal yang sangat sulit ditemukan di vagina," jelas Dweck. "Bila keseimbangan itu berkurang, pH vagina Anda bisa berubah, dan Anda akan menjadi lebih rentan terhadap jamur."

Jika benar-benar rentan terhadap infeksi jamur, bicarakan dengan dokter untuk mengkonsumsi probiotik oral dan gunakan obat anti jamur. Alergi antibiotik biasanya ditunjukkan dengan rasa gatal,panas, dan pengelupasan. Namun kondisi ini dapat diatasi dengan perawatan intensif.

"Jamur biasanya mudah dirawat dan disembuhkan dengan mudah," tambah Dweck.

3. Dekongestan
Dekongestan memiliki fungsi mengeringkan flu dengan mempersempit pembuluh darah. Namun dekongestan dapat menghilangkan kelembaban di daerah vagina. Untuk mengatasi kedua masalah ini, Anda bisa memilih untuk tidak minum obat dekongestan dan mencoba membersihkan saluran hidung dengan dekongestan alami, seperti meminum panas atau mandi uap.

TABLOIDBINTANG






Jenis Koyo beragam, Cermati Fungsinya

8 hari lalu

Jenis Koyo beragam, Cermati Fungsinya

Koyo fentanyl adalah koyo yang digunakan untuk mengobati nyeri sedang hingga berat yang memiliki efek lebih lama.


Koyo, Obat Luar dengan Banyak Manfaat

8 hari lalu

Koyo, Obat Luar dengan Banyak Manfaat

Koyo mengandung capzasin dan zostrix yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri jika ditempelkan di permukaan kulit.


Kenali Gejala Keracunan Parasetamol pada Anak sebelum Terlambat

9 hari lalu

Kenali Gejala Keracunan Parasetamol pada Anak sebelum Terlambat

Keracunan parasetamol yang berlebih jika tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan hati hingga kematian. Perhatikan gejalanya sebelum terlambat.


Mengenal Sindrom Churg-Strauss, Kondisi Medis yang Menyebabkan Pembuluh Darah Membengkak

14 hari lalu

Mengenal Sindrom Churg-Strauss, Kondisi Medis yang Menyebabkan Pembuluh Darah Membengkak

Sindrom Churg-Strauss adalah kondisi medis yang menyebabkan pembuluh darah meradang.


Lima Bahaya Self Diagnosis

20 hari lalu

Lima Bahaya Self Diagnosis

Survei Pew Research Center's Internet & American Life Project menyatakan sepertiga dari mereka yang melakukan self diagnosis tak datang ke dokter.


Kenali Apa Itu Penyakit Autoimun dan Penyebabnya

20 hari lalu

Kenali Apa Itu Penyakit Autoimun dan Penyebabnya

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang menyerang sel-sel tubuh sendiri.


Sebab Infus Sebaiknya Dipasang di Tangan

31 hari lalu

Sebab Infus Sebaiknya Dipasang di Tangan

Jarum infus biasa dipasang di tangan karena pembuluh darah di tangan tidak dalam sehingga lebih mudah dicari.


WHO Terbitkan Rekomendasi Obat untuk Virus Ebola

41 hari lalu

WHO Terbitkan Rekomendasi Obat untuk Virus Ebola

Penggunaan obat Inmazeb dan Ebanga serta perawatan yang memadai, diharapkan bisa menyembuhkan pasien Ebola lebih cepat.


Sindrom Withdrawal, Kondisi yang Dialami Ketika Berhenti Kecanduan Zat

41 hari lalu

Sindrom Withdrawal, Kondisi yang Dialami Ketika Berhenti Kecanduan Zat

Sindrom withdrawal kombinasi efek fisik dan mental yang dialami setelah berhenti menggunakan atau mengurangi asupan zat, seperti alkohol dan obat


Hotman Paris Sempat Keracunan Obat, Bagaimana Pertolongan Pertama Jika Alami Hal Sama?

48 hari lalu

Hotman Paris Sempat Keracunan Obat, Bagaimana Pertolongan Pertama Jika Alami Hal Sama?

Pada Selasa, 9 Agustus 2022, Hotman Paris dilarikan ke UGD karena keracunan obat. Apa penyebab dan bagaimana pertolongan pertamanya?