Trik Makan Seimbang dari Ahli Gizi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi porsi makanan. shutterstock.com

    Ilustrasi porsi makanan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pola makan yang sehat perlu diterapkan sejak kecil. Sekarang, semakin banyak orang yang ingin mencoba makan sehat namun tidak tahu caranya.

    Baca juga:
    Diet Santai Ini Bikin Tubuh Langsing dan Fit
    Diet dan Olahraga yang Tepat Menurut Zodiakmu
    Emily Ratajkowski Punya Trik Ramping tanpa Diet Ketat

    Dengan aneka program diet, mereka justru menyakiti diri sendiri dengan membiarkan perut kelaparan atau kekurangan energi. Ahli gizi Annette Rehanawaty Kalia menjelaskan sejatinya pola makan sehat yang terbaik adalah menyantap makanan dengan gizi seimbang.

    Annette mengatakan beberapa diet bisa membahayakan karena merusak keseimbangan makanan. "Contohnya nasi yang sering dianggap harus dihindari sepenuhnya. Padahal nasi itu sebenarnya bukan yang kejam, kita boleh makan nasi tapi jamnya harus pas,” kata Annette di Jakarta, Senin 27 November 2017.

    Tubuh manusia membutuhkan karbohidrat sebesar 55-60 persen dari asupan kalori dalam sehari. Annette mengatakan karbohidrat bukan hanya didapatkan dari nasi, namun juga roti, kentang, dan masih banyak lagi. "Pastikan untuk mendapat asupan karbohidrat karena itu energi untuk tubuh. Kalau ingin mengurangi berat badan, makanlah nasi merah,” ucap Annette.

    Marketing Manager Marie France Bodyline, Rhesya Agustine dan Nutrisionis Marie France Bodyline, Annette Rehanawaty Kalia di Portico Terrace, Senayan City, Senin 27 November 2017. TEMPO | Astari P Sarosa

    Selain itu, tubuh membutuhkan 10-15 persen protein yang berasal dari makanan dari hawani dan nabati. Adapula vitamin yang bisa diperoleh dari buah dan sayur. Annette menjelaskan, manusia tidak bisa sepenuhnya menghindari lemak. Bahkan setiap makanan memiliki kadar lemak. Annette mengatakan tubuh memerlukan 30 persen lemak dari asupan makan setiap hari. Kandungan lemak di dalam makanan bisa dikurangi dengan menggunakan minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun.

    Tentunya, jangan lupa untuk minum yang cukup, sebaiknya minimal 7 gelas air setiap harinya. Makan adalah sebuah pola hidup dan kadar yang dibutuhkan ini tidak bisa diubah secara drastis. “Kita semua harus bisa menyeimbangkan makanan,” kata Annette.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.