Cut Mini Sebut 2 Kunci Sukses Mendongeng

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cut Mini sedang mendongeng di acara Nivea #SentuhanIbu di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin 27 November 2017.

    Cut Mini sedang mendongeng di acara Nivea #SentuhanIbu di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin 27 November 2017.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mendongeng bukan aktivitas yang bisa digantikan oleh gadget. Ketika mendongeng, ada interaksi langsung antara si pendongeng dengan anak. Mendongeng juga dapat menanamkan nilai - nilai positif sekaligus mengembangkan imajinasi buah hati. Baca: Mendongeng, Pilih Cerita Rakyat yang Tepat dan Universal

    Aktris Cut Mini yang aktif mendongeng di depan publik berbagi tips untuk ibu yang ingin mendongeng. Menurut dia, ada dua kunci sukses ketika bercerita, yakni suka dan ekspresif. Baca juga: Busana Cut Mini di Festival Film Tempo, Tinggal Comot dari Lemari

    "Yang mendongeng harus suka. Karena kalau dianggap beban, percuma. Cerita itu akan biasa saja," kata Cut Mini saat ditemui seusai mendongeng di acara NIVEA #SentuhanIbu di Jakarta, Kamis 27 November 2017. "Kedua, ekspresif karena anak-anak itu senang dengan ekspresi."

    Penampilan Cut Mini di acara mendongeng dengan Nivea di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin 27 November 2017.

    Menurut Cut Mini, waktu berdongeng tak perlu lama - lama. Cukup 10 sampai 15 menit saja. Meski singkat, waktu yang didapatkan anak sangat berkualitas. “Mereka tidak pernah lupa dengan apa yang diceritakan oleh orang yang pertama kali dia dengar,” ujar pemain film Posesif ini.

    Saat berdongeng, anak juga belajar berimajinasi. Dengan melibatkan anak ketika bercerita, mereka akan merasa bahagia dan bisa menceritakan kembali kepada teman - temannya. Adapun waktu yang tepat untuk mendongeng, Cut Mini menyarankan dilakukan pada malam hari, saat sedang santai menjelang tidur. Artikel terkait: Orang Tua Mendongeng, Apakah Anak Menangkap Nilai Moralnya?

    Jika anak merespon cerita yang disampaikan, ibu sebaiknya antusias mendengarkan. "Karena itu pertanda anak sedang mengeksplorasi apa yang diceritakan. Jadi kita juga harus antusias mendengar dan mereka merasa bahagia,” ujar Cut Mini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.