Desainer Lenny Agustin Bolehkan Anak Pacaran dari Umur 13

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desainer Lenny Agustin saat meluncurkan buku berjudul In Between Colors di Jakarta Kamis, 23 November 2017. TEMPO | Yunia Pratiwi

    Desainer Lenny Agustin saat meluncurkan buku berjudul In Between Colors di Jakarta Kamis, 23 November 2017. TEMPO | Yunia Pratiwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai desainer dengan segala kesibukannya, Lenny Agustin dapat menyeimbangkan karier dengan kehidupan rumah tangga. Sebisa mungkin dia dan suami, Sofian Susantio menyempatkan waktu bersama tiga anak mereka, Gavin, Deedra, dan Nyra.

    Baca juga:
    Kisah Dua Dunia Lenny Agustin di Buku In Between Colors
    Lenny Agustin Cerita Tantangan Merintis Karier Sebagai Desainer
    Desainer Lenny Agustin Suka Warnai Rambut, Cara Keramasnya Unik

    Dalam satu minggu, kerluarga ini memilih hari Minggu sebagai hari keluarga. Satu hari penuh itu dihabiskan untuk beraktivitas bersama. Saat di rumah, Lenny dan Sofian sepakat untuk tidak membawa urusan pekerjaan.

    “Kalau ngobrol dengan anak harus konsentrasi, di rumah enggak bawa kerjaan. Di rumah konsentrasi sama suami dan anak - anak,” ujar Lenny Agustin saat ditemui seusai peluncuran buku In Between Colors, di Jakarta, Kamis 23 November 2017.

    Urusan komunikasi juga tidak pernah tersendat. Lenny Agustin dan keluarga membentuk grup Whatsapp untuk memudahkan berkomunikasi. Sedari kecil, Gavin, Deedra dan Nyra dibiasakan untuk disiplin dan mengurus semua keperluan mereka sendiri, termasuk urusan pendidikan.

    Ketiganya kini beranjak remaja. Untuk urusan pacaran, Lenny Agustin tidak melarangnya. Sejak usia 13, anak - anak dibolehkan pacaran, tapi tetap ada batasannya. “Kalau dilarang malah ngumpet, jadi enggak tahu apa yang mereka lakukan. Nasihat apa yang bisa aku kasih,” ujar anak ketujuh dari sembilan bersaudara ini.

    Bagi Lenny Agustin dan Sofian, setiap anak adalah individu yang berbeda. Orang tua tidak boleh mengekang dan memaksakan kehendak kepada mereka. Dia membebaskan anak-anak untuk memilih dan menjalani pilihan mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.