Festival Film Tempo 2017, Putri Marino Pilih Batik Semanggi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Malam penganugerahan Festival Film Tempo (FFT) 2017 digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, malam ini, Senin, 27 November 2017.

    Malam penganugerahan Festival Film Tempo (FFT) 2017 digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, malam ini, Senin, 27 November 2017.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah aktris, aktor, dan sutradara ternama menghadiri Festival Film Tempo 2017. Pada undangan acara penghargaan bagi pekerja di dunia perfilman ini tertulis dress code "santai dengan sentuhan Indonesia".

    Arahan dress code itu diterjemahkan dalam busana cantik yang dikenakan sejumlah aktris. Mereka mengenakan batik semanggi, tenun, kain lurik, dan berbagai kain tradisional Indonesia.

    Yuk, tilik bagaimana penampilan para selebriti ini dengan busana sentuhan Indonesia. Siapa tahu bisa menjadi inspirasi gaya berpakaianmu juga.

    Putri Marino, pemain film Posesif, ini mendapat nominasi untuk Aktris Pilihan Tempo. Dengan senyum manis, Putri menampilkan gaya sederhana menggunakan batik semanggi.

    Penampilan Putri Marino di acara Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum, Jakarta. TEMPO | Astari P. Sarosa

    “Saya selalu menggemari karya Citra Subyakto, Sejauh Mata Memandang. Jadi saat tahu kalau dress code-nya santai dengan sentuhan Indonesia aku langsung kontak dia untuk menggunakan busananya,” kata Putri di Epicentrum XXI, Senin, 27 November 2017. Untuk makeup, aktris berumur 24 tahun ini menggunakan riasan tipis dan mengikat rambutnya dengan bentuk bun sederhana.

    Tenun lurik juga menjadi pilihan para selebriti di malam Festival Film Tempo 2017. Wulan Guritno misalnya, menunjukkan gaya edgy dengan busana dari koleksi lurik Rinda Salmun.

    Penampilan Wulan Guritno di acara Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum, Jakarta. TEMPO | Astari P. Sarosa

    “Saya menggunakan lurik, hasil karya anak bangsa,” ujar Wulan. Ini bukan kali pertama Wulan Guritno mengenakan karya Rinda Salmun. Dia pernah menjadi model yang membawakan koleksi Rinda Salmun di Jakarta Fashion Week.

    Selain Wulan Guritno, Dian Sastro juga mengenakan busana tenun lurik dari koleksi Spring 2018 Lulu Lutfi Labibi. Dian menampilkan gaya anggun, namun masih terlihat santai dan kasual dengan gaunnya.

    Penampilan Dian Sastro di acara Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum, Jakarta. TEMPO | Astari P. Sarosa

    Adapun aktris Cut Mini tampil kasual dengan atasan kemeja putih lengan panjang dan dipadu kain tenun sebagai bawahan.

    Penampilan Cut Mini di acara Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum, Jakarta. TEMPO | Astari P. Sarosa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.