Karya Lenny Agustin di 2018, Bikin Motif Batik Kepulauan Sula

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang model berjalan di catwalk sambil tersenyum saat memperagakan busana koleksi terbaru Lenny Agustin diatas catwalk dalam pagelaran busana Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) 2014  ke11 di Harris Hotel, Kelapa Gading, Jakarta (20/5). Lenny Agustin mengangkat tema Easy Like Sunday Morning yang mengangkat Batik Madura.TEMPO/Nurdiansah

    Seorang model berjalan di catwalk sambil tersenyum saat memperagakan busana koleksi terbaru Lenny Agustin diatas catwalk dalam pagelaran busana Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) 2014 ke11 di Harris Hotel, Kelapa Gading, Jakarta (20/5). Lenny Agustin mengangkat tema Easy Like Sunday Morning yang mengangkat Batik Madura.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi desainer Lenny Agustin, inspirasi seolah tidak ada habisnya. Gagasan bisa datang dari mana saja dan dia memiliki semacam bank inspirasi yang menampung semua ide-ide yang ditangkap.

    Baca juga:
    Desainer Lenny Agustin dan Warna Warni Kuda Lumping
    Lenny Agustin Cerita Tantangan Merintis Karier Sebagai Desainer
    Desainer Lenny Agustin Suka Warnai Rambut, Cara Keramasnya Unik

    “Inspirasi itu dipilih, saya memilih origami, wayang atau apapun, setelah itu riset. Saya masukkan ke dalam konsep ketika membuat busana,” ujar Lenny Agustin seusai peluncuran buku In Between Colors, di Jakarta, Kamis 23 November 2017.

    Kini, Lenny sedang mempersiapkan batik dan sulaman khas kepulauan Sula, Maluku Utara, yang akan digunakan dalam koleksi busananya di 2018. Dia bekerja sama dengan perajin di sana untuk membuat batik dan sulaman ini. “Saya mau ciptakan motif untuk kepulauan Sula, kebetulan kepulauan tersebut tidak memiliki banyak kerajinan tangan selain makanan. Tidak punya produk kain baju daerah,” katanya.

    Karya perancang busana Lenny Agustin yang terinspirasi budaya kuda lumping dari Kediri, Jawa Timur, dipamerkan dalam Jakarta Fashion Week 2017, 25 Oktober 2016. Jakarta Fashion Week 2017

    Motif yang akan diciptakan berdasarkan kekayaan Kepulauan Sula, seperti lebah, pohon kenari, dan bunga-bunga khas kepulauan tersebut. Proses pembuatan dimulai dari riset sejak Oktober lalu, sedangkan pelatihannya mulai November 2017 sampai enam bulan ke depan.

    Mengenai untuk pemilihan warna, Lenny Agustin yang dikenal sebagai perancang busana dengan ciri khas colorful ini, akan menyesuaikan dengan kebudayaan setempat. Permainan warna lain akan dimasukkan dalam padu padan atau detail busana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.