Perawatan Kulit Amerika Ada di Indonesia, Cocok buat Orang Asia?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kiri ke kanan) Imelda Muchtar Tjia (DMK Director Educator), Muchtar Tjia (DMK Indonesia Managing Director), Dr. Danne Montague-King (Pendiri DMK), Meisya Siregar (Artis) di DMK Cosmetics Jakarta, Kamis, 23 November 2017. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    (Kiri ke kanan) Imelda Muchtar Tjia (DMK Director Educator), Muchtar Tjia (DMK Indonesia Managing Director), Dr. Danne Montague-King (Pendiri DMK), Meisya Siregar (Artis) di DMK Cosmetics Jakarta, Kamis, 23 November 2017. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - DMK Skin Care and DMK Cosmetics yang berasal dari California, Amerika Serikat kini hadir di Indonesia. Sejumlah selebriti Hollywood, seperti Angelina Jolie, Cindy Crawford, dan Brad Pitt pernah melakukan perawatan di klinik tersebut.

    Kendati memiliki klien papan atas dan membawa teknologi perawatan kecantikan terkini, apakah metode dari DMK Skin Care and DMK Cosmetics itu cocok untuk kulit orang Asia, khususnya Indonesia?

    Baca juga:
    Cek Tanda-tanda Penuaan Selain di Kulit
    Beauty Is Pain, Tidak Lagi Kalau Pakai Terapi Enzim
    Meisya Siregar Pakai Perawatan Kecantikan Enzim, Simak Caranya

    Pendiri DMK Skin Care and DMK Cosmetics, Dr. Danne Montague-King menjelaskan pada prinsipnya kondisi kulit seseorang tergantung kondisi lingkungannya. Lantaran berada di daerah tropis, dia menjelaskan, kulit orang Indonesia memiliki warna yang lebih gelap dibanding orang Amerika agar bisa melindungi mereka dari terik matahari.

    Selain itu, Danne Montague-King melanjutkan, kulit orang Asia memiliki pH atau derajat keasaman yang lebih rendah dibanding orang dari benua Amerika dan Eropa. Dengan ph yang rendah, maka kulit orang Asia lebih berminyak dan cenderung berjerawat.

    "Apapun ras dan karakter kulit, dalam perawatan kecantikan yang terpenting adalah menyesuaikannya dengan kondisi kulit, bukan jenisnya," ucap Danne Montague-King saat mengenalkan perawatan kecantikan dengan menggunakan enzim di klinik DMK Skin Care and DMK Cosmetics di Jakarta, Kamis 23 November 2017.

    Meisya Siregar melakukan perawatan wajah dengan enzim di DMK Cosmetics Jakarta, Kamis, 23 November 2017. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    Dia mencontohkan, kulit yang berjerawat tentu membutuhkan perawatan yang berbeda dengan kulit yang berkerut. Tapi apa jenis kulit yang berjerawat dan berkerut itu sudah tak perlu dipersoalkan lagi. “Perawatan wajah untuk orang Indonesia tidak dibedakan dengan perawatan wajah yang dilakukan orang Amerika kalau kondisi atau masalah pada kulit mereka sama,” ucap Muchtar Tjia, Managing Director DMK Cosmetics Indonesia. Karena itu Muchtar berani memboyong perawatan wajah DMK dari California, Amerika Serikat, ke Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.