Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Awas Terkecoh

Sorang pasien diperiksa payudarahnya menggynakan alat ultrasound saat pemeriksaan kanker di Paoli-Calmette institute, 9 Oktober 2017. Mammogram dianjurkan untuk wanita muda yang memiliki gejala kanker payudara. AFP PHOTO / ANNE-CHRISTINE POUJOULAT

TEMPO.CO, Jakarta - Sampai sekarang, dokter dan para ahli masih belum mengetahui penyebab jelas kanker payudara. Karena itu, kanker payudara lebih sulit untuk dihindari dan menyebabkan penyebaran berbagai informasi yang tidak akurat mengenai kanker payudara.

Berbagai macam informasi yang sebenarnya hanya mitos juga dapat menimbulkan persepsi yang salah mengenai kanker payudara. Pendiri Love Pink dan penyintas kanker payudara, Madelina Mutia, menjelaskan beberapa informasi yang tersebar di masyarakat yang sebenarnya hanya mitos atau informasi yang salah.

“Seperti menggunakan bra pada saat tidur, atau menggunakan deodoran, itu sebenarnya mitos,” ujar Mutia. Baca: Madelina Mutia, Berjuang Melawan Kanker Payudara demi Sesama

Kedua mitos ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya namun tentunya akan lebih baik bila masyarakat mengetahui apa yang benar dan apa yang salah. Selain itu, ada juga informasi tidak akurat yang tersebar di masyarakat yang dapat membahayakan.

“Banyak penderita kanker payudara yang berpikir kalau kemoterapi itu membunuh. Sebenarnya tidak seperti itu,” ungkap perempuan berusia 49 tahun ini.

Mutia menjelaskan kalau sebenarnya hal tersebut disebabkan karena informasi yang tidak akurat lainnya. Banyak yang mengira kalau pasien kanker payudara harus diet yang ketat, padahal sebenarnya mereka membutuhkan energi yang cukup. Baca juga: Penjelasan Pakar soal Latihan Khusus Penyintas Kanker Payudara

Mutia menganjurkan bila seseorang akan melakukan kemoterapi, jangan diet karena nanti tidak akan memiliki energi. Pemikiran tersebut dapat menyebabkan kematian pada saat kemoterapi dan meningkatkan mitos mengenai pengobatan ini. Sebagai seseorang yang melewati kemoterapi sebagai pengobatannya, Mutia merasa kalau persepsi ini bisa berbahaya.

“Selain itu, biasanya untuk cek kalau kita memiliki kanker atau tidak itu melalui biopsi. Namun banyak yang berpikir kalau biopsi itu dapat menyebarkan kanker,” lanjut Mutia. Jangan lewatkan: Memahami 4 Tahap Perjalanan Kanker Payudara

Dia menjelaskan lagi kalau sebenarnya persepsi itu salah. Kanker menyebar setelah melakukan biopsi bila pasien tidak mengambil payudara yang terkena kanker. Bila tidak mengambil payudara, kanker masih bisa menyebar. Hal tersebut membuat banyak pasien kanker payudara yang takut untuk melakukan biopsi, yang sebenarnya sebuah proses penting untuk mengetahui kanker di payudara pasien.

Karena mitos-mitos ini bisa membahayakan, organisasi Love Pink terus memberi edukasi kepada masyarakat. Banyak yang tidak mengetahui bahwa informasi yang sering disebar itu sebenarnya mitos. Informasi yang akurat harus diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk menghindari persepsi yang tidak akurat.






Rachel Zegler Ungkap Kanker Payudara yang Dialaminya pada Usia 19 Tahun

5 hari lalu

Rachel Zegler Ungkap Kanker Payudara yang Dialaminya pada Usia 19 Tahun

Rachel Zegler mengingatkan agar rutin memeriksakan kondisi payudara


6 Manfaat Kayu Gaharu bagi Kesehatan

12 hari lalu

6 Manfaat Kayu Gaharu bagi Kesehatan

Kayu gaharu disebut sebagai kayu wewangian yang digunakan untuk memproduksi parfum, minyak, kemenyan, atau jamu yang harganya cukup mahal.


Penyebab Puting Payudara Gatal

12 hari lalu

Penyebab Puting Payudara Gatal

Puting payudara yang terasa gatal dapat disebabkan sejumlah hal, mulai dari kering hingga tanda memasuki masa menopause.


Ahli Jelaskan Alasan Implan Payudara Bisa Menyebabkan Kanker

16 hari lalu

Ahli Jelaskan Alasan Implan Payudara Bisa Menyebabkan Kanker

Beberapa orang mungkin memiliki beberapa masalah dari operasi implan payudara, selain kanker payudara


Madonna Berulang Tahun Hari Ini: Musikalitas dan Pencapaian Sang Ikon Pop

45 hari lalu

Madonna Berulang Tahun Hari Ini: Musikalitas dan Pencapaian Sang Ikon Pop

Tepat hari ini biduan pop legendaris bernama asli Madonna Louise Veronica Ciccone lahir, yaitu pada 16 Agustus di tahun 1958.


Masalah Tiroid Sering Tak Disadari, Deteksi Dini Perlu Ditingkatkan Lagi

46 hari lalu

Masalah Tiroid Sering Tak Disadari, Deteksi Dini Perlu Ditingkatkan Lagi

Gangguan pada kelenjar tiroid kerap tak disadari oleh para pasien, tetapi oleh orang-orang di sekitarnya yang melihat perubahan tersebut.


Riwayat Kanker Payudara yang Dialami Olivia Newton-John Selama 30 Tahun

52 hari lalu

Riwayat Kanker Payudara yang Dialami Olivia Newton-John Selama 30 Tahun

Olivia Newton-John didiagnosa menderita kanker payudara tiga kali dalam hidupnya


Olivia Newton-John 30 Tahun Berjuang Melawan Kanker Dukung Penelitian dan Pusat Kanker

52 hari lalu

Olivia Newton-John 30 Tahun Berjuang Melawan Kanker Dukung Penelitian dan Pusat Kanker

Olivia Newton-John meninggal dunia pada Senin 8 Agustus 2022 setelah berjuang mengalami kanker payudara


Olivia Newton-John Sempat Ingatkan Wanita Agar Percaya dengan Instingnya

53 hari lalu

Olivia Newton-John Sempat Ingatkan Wanita Agar Percaya dengan Instingnya

Olivia Newton-John meninggal pada hari Senin 8 Agustus 2022, lima tahun setelah dia didiagnosis menderita kanker payudara metastatik.


Penyanyi Top 1980-an Olivia Newton-John Meninggal

53 hari lalu

Penyanyi Top 1980-an Olivia Newton-John Meninggal

Penyanyi Olivia Newton-John, yang melejit ke puncak tangga lagu pop dunia pada 1970-an dan 1980-an meninggal dalam usia 73 tahun