Tips Mencuci dan Jemur Pakaian Rajut

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengrajin merajut gaun boneka dari sampah plastik industri kue Ina Cookies di Bojongkoneng, Bandung, Minggu (28/2). Semua produk boneka, sandal, dan tas dibuat dari limbah plastik. TEMPO/Prima Mulia

    Pengrajin merajut gaun boneka dari sampah plastik industri kue Ina Cookies di Bojongkoneng, Bandung, Minggu (28/2). Semua produk boneka, sandal, dan tas dibuat dari limbah plastik. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakaian rajut biasanya punya cerita sendiri. Bisa saja selimut, sweater, sampai tas rajut yang kamu punya adalah buatan tangan atau pemberian orang terkasih. Kalau sering dipakai, tentu barang rajutan itu kotor dan mungkin saja beraroma tak sedap.

    Baca juga:
    Sonia Rykiel Sang Ratu Rajutan
    Merajut Bikin Pikiran Orang Tua Tetap Tajam

    Untuk menghilangkan kotoran dan bau tadi, kamu harus mencuci benda rajutan tadi. Sebelum mencuci, perhatikan jenis benang rajut dan kondisi jalinannya. Apakah benda itu terbuat dari benang berbahan alami atau sintetis dan apakah masih kencang atau sudah agak kendur ikatan rajutnya. Jenis benang dan kondisi benda rajutan tadi mempengaruhi bagaimana cara mencuci dan menjemurnya.

    1. Cuci dengan tangan
    Ini cara paling aman dalam membersihkan barang rajutan, terlebih jika sering dipakai. Bahan rajut alami dari bulu domba yang teksturnya lembut dan kenyal akan mudah rusak jika cuci dengan mesin. Jika kamu tipe orang yang malas mencuci pakaian dengan tangan, sebaiknya pikir dua kali ketika ingin membeli pakaian rajut, terutama yang terbuat dari bahan alami.

    Tas Rajut Tiada Kembaran

    2. Boleh cuci dengan mesin asalkan...
    Benda-benda berbahan rajut dari benang sintetis biasanya bisa dicuci dengan mesin. Namun sebelum memasukkan pakaian rajut ke dalam mesin cuci, pastikan mengecek label pakaian dan membaca aturan pencuciannya. Kalaupun akan mencuci bahan rajut dengan mesin, setel putaran mesin cuci di tingkat paling rendah.

    3. Gunakan air dan sabun yang tepat
    Disarankan mencuci dengan air hangat tapi tidak lebih dari 30 derajat celcius. Untuk sabun, pakai sabun khusus untuk mencuci pakaian rajut. Jika tidak ada, bisa menggunakan sabun cuci berbentuk cair atau detergen yang netral dengan pH rendah (sebaiknya di bawah 7).

    Ilustrasi merajut.

    4. Jangan diperas
    Bahan rajut hanya perlu direndam dan dikucek sedikit. Tak perlu memeras apalagi memasukkan bahan rajut ke dalam mesin pengering karena akan merusak bentuknya dan berisiko melepas tautan benangnya. Cara mengeringkan bahan rajut, gunakan dua lembar handuk kering, letakkan pakaian rajut di antara tumpukan handuk, lalu tekan-tekan hingga air terserap ke handuk.

    5. Cara menjemur bahan rajut
    Jangan menjemur pakaian rajut di bawah terik matahari. Juga tidak disarankan menjemur pakaian rajut yang basah dengan gantungan baju atau menjepitnya dengan penjepit jemuran, karena akan merusak bentuknya. Jemur bahan rajut di tempat yang berangin. Letakkan pada alas datar yang dilapisi handuk kering, agar air terserap ke handuk.

    Jika ingin menggunakan jemuran, jangan taruh di atas sebatang besi atau satu tali jemuran saja. Bentangkan pakaian rajut pada tiga sampai empat batang besi atau tali jemuran agar berat pakaian dapat disangga secara merata. Metode penjemuran seperti ini guna mencegah bagian atas atau bawah pakaian rajut menahan beban terlalu berat, yang mengakibatkan benang terulur dan pakaian belel.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.