Amanda Manopo Tak Cocok Lem Eyelash Extension, Fatal Akibatnya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bulu mata. shutterstock.com

    Ilustrasi bulu mata. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Amanda Manopo pernah memutuskan menggunakan eyelash extension karena bulu mata yang bagus tentu menunjang penampilan secara keseluruhan. Amanda Manopo juga mempertimbangkan padatnya aktivitas dan sempitnya waktu untuk merias wajah, sehingga dia butuh bulu ekstensi bulu mata semipermanen agar tak bolak-balik memasang dan melepas bulu mata palsu.

    Baca juga:
    Kiat Tampil Memikat dengan Bulu Mata Palsu
    5 Rahasia Agar Mata Indah, Apa Fungsi Bedak?
    Yang Wajib Dihindari Pengguna Extension Bulu Mata

    "Eyelash extension itu penting banget karena sering syuting dan capek, males make up. Kalau sudah pakai eyelash extension aku enggak harus makeup. Tinggal aplikasikan blush on sama bedak, lalu lipstik," ujar Amanda Manopo saat grand opening Lashtique, Supermal Karawaci, Tangerang.

    Amanda Manopo kemudian datang ke salon kecantikan untuk memakai eyelash extension. Namun setelah bulu mata palsu semipermanen terpasang, dia justru merasakan gatal di sekitar bulu mata. "Selesai treatment, mataku merah sampai enggak bisa buka mata karena lemnya enggak cocok," ujarnya.

    Amanda Manopo. instagram.com

    Bulu mata palsu semipermanen itu lantas dicopot. Tapi yang terjadi tambah buruk. Amanda Manopo mesti kehilangan seluruh bulu matanya. "Aku benar-benar enggak ada bulu mata terus lemnya nempel," ucapnya. Sejak kejadian itu, Amanda Manopo lebih berhati - hati dalam memilih salon kecantikan. Dia rela mengeluarkan uang lebih asalkan hasil yang didapat memuaskan.

    Amanda Manopo melanjutkan, dia baru merasakan kenyamanan dan cocok melakukan perawatan kecantikan di Lashtique. "Awalnya ingin treatment biasa dan bayar sendiri. Saya merasa nyaman terus datang lagi. Lalu mereka datangi aku, terus diundang di acara ulang tahun Lashtique kedua dan opening yang ke tujuh," ujar Amanda Manopo.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.