Kata Peneliti Musik Cadas Bikin Tenang, Musik Riang Bikin Kreatif

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi musik. Shutterstock

    Ilustrasi musik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa yang tak suka mendengarkan musik? Hampir semua orang menyukainya. Musik telah menjadi teman di segala aktivitas, apapun perangkat pemutarnya.

    Hasil penelitian juga menyebutkan musik tak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental tapi juga membantu kita mengatasi rasa sakit. Apa lagi dampak positif musik dalam hidup kita? Berikut penjelasan versi India Times. Baca: Musik Mengatasi Masalah Mental, Seberapa Efektif?

    #Mendengar musik cadas membuat orang lebih tenang
    Jangan salah, ketenangan justru bukan didapat ketika kita mendengarkan musik bernada lembut. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mendengarkan musik cadas seperti heavy metal, punk rock, dan irama keras justru mampu menenangkan orang yang sedang marah. Musik yang sesuai dengan emosi yang sedang kita rasakan, misalnya marah, akan membuat kita lebih mampu mengatasi perasaan tersebut.

    #Mendengar musik gembira bikin lebih kreatif
    Mendengarkan musik dengan irama gembira, terutama musik klasik, meningkatkan daya pikir dan sering dikaitkan dengan meningkatnya kreativitas. Begitu kata sebuah penelitian di Belanda.

    #Memperbaiki kemampuan visual dan verbal
    Mendengarkan musik sejak usia dini mampu merangsang otak anak-anak dan meningkatkan kemampuan verbal, komunikasi, dan visual mereka. Belajar bermain musik juga akan meningkatkan IQ anak-anak. Baca juga: Musik Tingkatkan Konsentrasi Belajar pada Anak

    #Membuat otak tetap sehat
    Mendengarkan musik membuat otak tetap sehat meski usia terus bertambah karena musik seperti olahraga buat otak. Banyak hasil penelitian membuktikan rutin mendengarkan musik akan memperbaiki daya ingat dan menjaga pikiran tetap tajam. 

    #Memperbaiki kualitas tidur
    Gangguan pola tidur dan bahkan insomnia ringan sering disebabkan oleh stres dan kegelisahan. Musik mampu menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung, dan membantu kita meredakan stres sehingga kualitas tidur pun mnejadi lebih baik.

    #Mempercepat pemulihan setelah berolahraga
    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa musik bisa mempercepat pemulihan setelah berolahraga. Mendengarkan musik berirama lembut berdampak positif pada detak jantung dan tekanan darah dibandingkan musik yang berirama cepat atau tak mendengarkan musik sama sekali. Lama waktu pemulihan tergantung jenis kelamin dan pilihan musik.

     #Memperbaiki sistem kekebalan tubuh
    Hanya dengan mendengarkan musik yang rancak selama 50 menit level antibodi dalam tubuh pun meningkat sehingga mampu menurunkan kortisol atau hormon stres. Karena stres bisa menurunkan kekebalan tubuh, musik pun memberi dampak yang positif dengan memperbaiki sistem imun. Pastikan untuk mendengarkan musik yang kita suka.

    #Membantu mengerem nafsu makan
    Sebuah penelitian di Universitas Cornell, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa mendengarkan musik lembut dalam cahaya redup saat makan akan membuat kita makan lebih sedikit. Dampak musik dan suasana remang-remang akan memperlambat sistem tubuh  dan detak jantung sehingga nafsu makan pun berkurang.

    #Memperbaiki performa kognitif
    Sejumlah penelitian mengklaim musik bisa meningkatkan produktivitas saat bekerja, kemampuan kognitif, serta motivasi. Baca juga: Ada 5 Tipe Pendengar Musik. Tergolong yang Mana Dirimu?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.