Viral, Bikin Miss V Semriwing dengan Balsam Pereda Flu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menutupi miss v. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita menutupi miss v. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi Miss V yang nyaman mempengaruhi kepercayaan diri kaum hawa. Namun terkadang ada saja masalah yang dirasakan di organ intim, misalnya bau tak sedap, gatal, dan keputihan. Mengutip The Sun, baru-baru ini viral di dunia maya tentang penggunaan balsam pereda flu untuk membuat Miss V terasa sejuk.

    Baca juga:
    Miss V Keputihan, Begini Cara Mengatasinya
    3 Keinginan Perempuan Saat Meremajakan Miss V
    Alasan Celana Dalam Katun Bersahabat buat Vagina

    Beberapa blog menyebut penggunaan balsam pereda flu tersebut dapat membersihkan vagina, menetralisir bau, dan sebagai alternatif untuk meningkatkan gairah seksual jika diusapkan di klitoris. Apabila digunakan secara normal, balsam pereda flu ini memberikan sensasi sejuk di hidung, sekaligus menghangatkan jika diborehkan pada dada.

    Sebagian forum di Internet bahkan mengklaim penggunaan balsam pereda flu tersebut dapat meredakan infeksi jamur pada vagina. Lantas apa kata pakar tentang informasi tersebut?

    Vanessa Mackay, dokter kandungan dan juru bicara di Royal College of Obstetricians and Gynecologist di Inggris mengatakan penggunaan balsam pereda flu untuk membersihkan vagina itu menyesatkan. Untuk membersihkan vagina, dia menyarankan menggunakan air hangat dan sedikit sabun khusus untuk daerah kewanitaan. Sabun ini pun digunakan hanya jika terjadi infeksi.

    Ilustrasi bau tak sedap di area miss v. tabloidbintang.com

    "Cairan, gel, atau krim apapun yang mengandung wewangian seharusnya tidak digunakan di daerah kewanitaan karena dapat merusak membran selaput kulit vagina yang halus dan tipis," ujarnya. Jika sudah rusak, Miss V justru rentan terkena infeksi.

    Vanessa Mackay mengingatkan agar para wanita mewaspadai penggunaan cairan asing selain air pada daerah kewanitaan yang dapat menyebabkan keputihan. Walaupun keputihan itu wajar terjadi, namun jika sampai menimbulkan bau tidak sedap maka itu menjadi tanda awal terjadinya infeksi. “Air adalah satu-satunya bahan yang dibutuhkan untuk membersihkan vagina. Jika pun menggunakan sabun, haruslah sabun yang tidak mengandung antiseptik, atau yang kadar detergennya rendah,” kata Mackay

    SATRIA DEWI ANJASWARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.