5 Tips Merawat Kasur Busa

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita merapikan tempat tidur. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita merapikan tempat tidur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasur berbahan busa, atau yang akrab disebut kasur busa, biasa digunakan sebagai alas tidur karena harganya yang lebih murah dibanding kasur pegas. Namun, kasur ini juga tak kalah empuk sehingga mampu memberi kenyamanan pada orang yang tidur di atasnya.

    Sementara dalam hal perawatan, kasur busa bisa dibilang tidak sembarangan karena butuh perlakuan khusus. Berikut adalah lima tips untuk merawat kasur busa agar awet dan tetap nyaman digunakan.

    1. Tempatkan di kamar yang ideal
    Supaya awet atau tahan lama, kasur busa sebaiknya diletakkan di kamar tidur yang memiliki kualitas bagus dengan sirkulasi udara dan cahaya di ruangan tersebut diperhatikan dengan baik sehingga kondisi di dalamnya ideal. Oleh sebab itu, pastikan Anda telah melengkapi kamar tidur setidaknya dengan sebuah jendela sebelum memasukkan kasur busa. Jangan lupa juga untuk membuka jendela di pagi hari dan tutup kembali saat siang hari untuk mencegah terik matahari mengenai kasur.

    2. Letakkan dengan posisi yang benar
    Disarankan untuk menaruh kasur busa di ranjang, bukan di lantai, agar seluruh bagian kasur teraliri udara sehingga tidak lembab di salah satu sisinya. Seperti diketahui, kasur busa memiliki rongga dan mengembang karena adanya udara di dalamnya. Pastikan juga untuk meletakkan kasur busa dengan posisi yang benar atau tidak melekuk di salah satu sisinya. Bila perlu, bungkus kasur busa dengan seprai yang tebal dan menutupi seluruh sudut.

    3. Jangan menjemur kasur di bawah sinar matahari langsung
    Kesalahan yang umum dilakukan oleh para pemilik kasur busa adalah menjemur di bawah sinar matahari langsung. Akibatnya, kasur pun mengempis serta teksturnya menjadi kering dan keras. Jika ingin menjemur kasur busa, sebaiknya cukup mengangin-anginkan di teras. Biarkan kasur selama empat atau lima jam di luar ruangan dan balikkan sisinya setiap dua jam sekali.

    4. Hindari sudut yang lembab
    Seperti kita tahu, busa mudah sekali menyerap air. Busa yang lembab akan menjadi sarang bakteri dan kuman. Jadi, hendaknya penempatan kasur busa berjauhan dengan sudut kamar yang mempunyai tingkat kelembaban tinggi. Untuk mencegah kasur busa ketumpahan air, jangan biasakan membawa makanan atau minuman ke dalam kamar tidur.

    5. Putar kasur secara berkala
    Agar seluruh bagian kasur busa Anda menerima beban yang sama rata, dan kasur juga jadi tidak miring atau mengalami penurunan permukaan pada sebagian bidang, putarlah posisi kasur tersebut secara berkala. Pemutaran kasur ini bisa dilakukan sebulan sekali untuk menghindari terjadinya penipisan di bagian-bagian tertentu. Perlu diketahui, bagian tubuh yang terberat saat seseorang berbaring adalah pinggul. Di samping itu, hindari juga menaruh benda-benda yang memiliki bobot besar di atas kasur busa.

    TABLOIDBINTANG

    Tips lain:
    Lima Kiat Menjaga Ruangan Rumah Tetap Hangat di Musim Hujan
    Tips Atasi Kulit Terkelupas karena Sengatan Sinar Matahari
    4 Tips Mencuci Baju Batik agar Awet dan Tidak Kusam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.