3 Faktor Penyebab Kelahiran Bayi Prematur

Reporter

FPC. Bayi Prematur. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia setelah India, Cina, Nigeria, dan Pakistan. Kelahiran prematur diidentifikasi sebagai penyumbang terbesar angka kematian bayi.

Bayi prematur adalah bayi yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan umumnya berat badan kurang dari 2.500 gram. Menurut dokter spesialis anak Rinawati Rohsiswatmo, ada tiga faktor penyebab bayi lahir prematur, yaitu faktor ibu, janin, dan rahim atau plasenta.

“Ada banyak faktor bayi lahir prematur, bisa dari ibunya, bayinya, dan plasenta,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

Misalnya, kondisi ibu yang kekurangan gizi, hipertensi, diabetes, riwayat kelahiran prematur sebelumnya, hipertensi, infeksi, umur ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, jarak kehamilan dan persalinan yang terlalu dekat, dan lain-lain.

Faktor janin yang mengalami infeksi, kelainan bawaan janin, dan kelainan kromosom juga dapat menyebabkan bayi lahir prematur. Selain itu, penyebab yang berasal dari faktor rahim dan plasenta adalah pembukaan leher rahim yang lebih awal, kelainan bentuk rahim, kelainan plasenta, dan terlepasnya plasenta dari dalam rahim yang lebih awal.

Bayi yang lahir prematur membutuhkan perawatan yang intensif karena tingginya risiko yang dapat terjadi di awal kehidupan bayi tersebut. Sehingga membutuhkan memiliki pengetahuan yang luas, kesabaran, serta keterampilan dari orang yang menanganinya.

“Bayi yang lahir prematur kita akan tempatkan pada alat inkubator,” ujar dokter yang juga Staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo itu. Semakin kecil usia kehamilan bayi yang lahir prematur, semakin lama bayi tersebut berada di dalam inkubator.

Artikel terkait:
Jarak Kelahiran Mempengaruhi Kepribadian Anak
7 Fakta tentang Bayi Baru Lahir
Urutan Kelahiran Pengaruhi Percintaan






3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

1 hari lalu

3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

Selera komedi atau humor membantu seseorang menghadapi masa-masa yang sulit juga baik untuk kesehatan


Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

1 hari lalu

Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

Gas air mata terdiri dari bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit, paru-paru, mata, dan tenggorokan.


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

8 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

8 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

9 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

10 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

10 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

11 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

12 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

13 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.