Cuci Makanan ala Korea, Pakai Kerang Putih

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sayuran. qatardayonline.com

    Ilustrasi Sayuran. qatardayonline.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencuci bahan makanan adalah kewajiban sebelum mengolah atau menyantapnya. Cara ini dilakukan untuk menghilangkan pestisida, kuman, tanah yang menempel, khususnya pada buah dan sayuran yang biasanya langsung disantap. Mencuci sayur dan buah dengan air saja tidaklah cukup. Makanan yang tidak dicuci dengan bersih bukan hanya mempengaruhi rasa, tapi juga membawa bibit penyakit.

    Makanan yang dicuci dengan air sebenarnya hanya cukup untuk membersihkan kotoran seperti tanah atau kotoran yang menempel selama proses distribusi. Dalam pameran makanan Korea atau K-Food Fair di Hotel Mulia Senayan ditunjukkan bagaimana masyarakat di sana membersihkan makanan.

    Mencuci makanan ala Korea dengan menggunakan kerang putih. TEMPO | Astari P. Sarosa

    "Kami membersihkan bahan makanan dengan kerang putih yang tinggi kalsium," kata Benny perwakilan dari Eco Biotech di K-Food Fair 2017 di Jakarta, Selasa 14 November 2017. Menurut dia, air yang bercampur dengan kalsium dengan tingkat ion aktif yang tinggi mampu menghilangkan pestisida, bahan pengawet, sampai pewarna makanan.

    Benny menjelaskan, kerang putih untuk membersihkan makanan ini terdiri dari dua jenis, yakni dalam bentuk bubuk dan cairan. Penggunaannya, larutkan cairan atau bubuk kerang putih ke dalam air di dalam wadah, kemudian masukkan sayur dan buah yang hendak dibersihkan. Diamkan selama sekitar 15 menit, lalu angkat buah dan sayuran dan buang larutan sisa kerang putih.

    Kerang putih yang biasanya ada di pantai digunakan sebagai bahan pencuci buah dan sayuran. TEMPO | Astari P. Sarosa

    Kalsium dengan ion aktif yang tinggi ini, menurut Benny, dapat meningkatkan kesegaran makanan sampai 1,5 kali lipat, menghilangkan bau, hingga menambah cita rasa rasa makanan dengan ion yang aktif. Metode membersihkan bahan makanan dengan kerang putih telah dinyatakan aman oleh lembaga Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) di Amerika Serikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.