Kamis, 21 Juni 2018

Definisi Sukses dari Livi Zheng, Ingat Petuah Orang Tua

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Livi Zheng, Sutradara film. TEMPO/Frannoto

    Livi Zheng, Sutradara film. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Livi Zheng kini patut dipertimbangkan di dunia perfilman. Kiprah sutradara perempuan kelahiran Blitar, Jawa Timur, 3 April 1989 ini sudah diakui di Hollywood. Livi Zheng sejatinya mulai memasuki industri film saat dia masih kuliah S1 jurusan ekonomi, University of Washington, Seattle, Amerika Serikat.

    Meski sudah menggeluti dua dunia yang berbeda, kuliah ekonomi dan perfilman, Livi Zheng ingat petuah orang tua. "Orang tua bilang, saya boleh melakukan apa aja yang diinginkan, namun tidak boleh meninggalkan bidang tersebut sampai saya sukses," kata Livi Zheng kepada Tempo, Sabtu 11 November 2017.

    Dengan petuah itu, Livi Zheng bertekad menuntaskan kuliah S1 di bidang ekonomi. "Saya selesaikan dengan baik, lalu baru saya pindah ke bidang lain," ucapnya. "Menurut saya ini konsep yang bagus karena butuh waktu untuk menggapai sukses. Ini berlaku di semua bidang kerja, hanya saja caranya berbeda-beda."

    Livi Zheng (kiri), Sutradara asal Indonesia yang membuat film Hollywood, Brush with Danger. (musicshow.info)

    Livi Zheng mengalami dilema ketika harus memilih apakah fokus di dunia ekonomi -sesuai dengan ilmu yang didapat saat kuliah, atau perfilman. Livi Zheng merasa tak kesulitan jika harus berkarier di bidang ekonomi karena sebagian besar anggota keluarga dan teman-temannya bekerja sebagai akuntan atau pebisnis. Sedangkan jika banting setir ke bidang film, Livi Zheng tak kenal dengan siapapun di sektor ini.

    Untungnya, Livi Zheng mendapat dukungan dari orang tua tentang segala yang ingin dia capai. Tapi syaratnya tadi, tidak boleh meninggalkan satu bidang hingga mencapai sukses. Jadi, sembari belajar ekonomi, Livi Zheng tak mengabaikan obsesinya di dunia film. Dia bekerja paruh waktu sebagai asisten atau magang dalam sebuah produksi film. Baca: Livi Zheng Bangga Jadi Orang Indonesia, Simak Penuturannya

    Menurut Livi, banyak orang yang tidak meluangkan waktu yang cukup dalam bidangnya sebelum memutuskan untuk pindah ke pekerjaan lain. "Butuh waktu untuk mencapai sukses. Yang penting kamu percaya diri dan tidak putus asa,” ucapnya. Livi Zheng percaya tak mudah mencapai keberhasilan apapun bidang kerja yang ditekni. Sebab itu, dia selalu menyemangati diri untuk selalu menjadi yang terbaik.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.