Tren Makeup Astrofreck, Hadirkan Bintang - bintang di Wajah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tren astrofreck, tato freckle bentuk rasi bintang. Bustle

    Tren astrofreck, tato freckle bentuk rasi bintang. Bustle

    TEMPO.CO, Jakarta - Freckle merupakan bintik-bintik kecil pada wajah yang dihasilkan oleh sel melanosit. Mereka yang kulit wajahnya dipenuhi frackle kini tak perlu lagi menutupi bintik - bintik itu. Hanya butuh sedikit sentuhan sehingga bintik - bintik tersebut terlihat cantik dengan teknik makeup AstroFrecks.

    Baca juga:
    Tip Make up untuk Pesta
    Teknik Jamsu Bikin Makeup Awet Sampai 10 Jam
    Bikin Mata Kelima dengan Makeup, Berani Coba?

    Tren AstroFrecks bermula dari kreasi pembuat tato kosmetik Jessica Knapik yang berasal dari Michigan, Amerika Serikat. Knapik menato freckle di wajah kliennya dengan seni wajah semi permanen, kemudian menyulapnya seperti bintang yang bersinar. "Ide Astrofreks berasal dari kesukaan saya kepada kristal, dan sama seperti kalian yang mengirimkan pesan dan harapan kepada alam semesta,” kata Knapik kepada Bustle.

    Bintik-bintik diaplikasikan dengan teknik tato kosmetik, yang berbeda dengan teknik tato biasa. Tekniknya dengan mencampur berbagai pigmen, aplikasi, dan teknik tato pada kulit. Selain itu, teknik ini juga memperhatikan aspek kecantikan, bentuk wajah, bentuk alis. “Tato kosmetik ini semi permanen, jadi hapus saja jika Anda tidak menyukainya," kata Knapik.

    Tren astrofreck, freckle yang dibentuk seperti rasi bintang. Bustle

    Teknik AstroFrecks dari Jessica Knapik semakin populer di Instagram. Kunci dari AstroFrecks adalah tentang fluiditas dan memastikan penempatan bintik-bintik tidak terlalu kaku. Dia mencoba memastikan setiap bintik berbeda ukuran, bentuk, dan warna.

    Sebelum menato, Knapik memasukkan warna yang berbeda ke wajah kliennya untuk mendapatkan rona yang tepat dan memastikan menempatkannya di area kulit yang terpapar sinar matahari lebih banyak. Dengan begitu, titik-titik tersebut akan memancarkan cahaya ketika terkena sinar matahari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.