Andien Pakai Pewangi untuk Baju Kawa, Ada Takarannya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andien dan Kawa. Instagram

    Andien dan Kawa. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Andien Aisyah mengatakan selalu menggunakan pewangi pada pakaian keluarga, khususnya putranya Anaku Askara Biru atau Kawa. Kendati banyak orang tua khawatir kulit bayinya alergi terhadap zat pewangi pakaian, Andien mengaku Kawa tak mengalami persoalan ketika mengenakan pakaian yang diberi pewangi.

    Baca juga:
    Andien Khawatir Punya Anak Ganggu Kariernya
    Andien, Jessica Iskandar, dan Sarwendah Tinggalkan Parfum
    Andien Ungkap Persiapan Ikuti Jakarta Marathon 2017 dengan Kawa

    "Saya sekeluarga pakai pewangi pakaian supaya satu rumah nanti tercium keharumannya," kata Andien di acara peluncuran Downy Parfum Collection di The Westin Kuningan, Selasa 7 November 2017. Menurut Andien, ada beberapa syarat sebelum menentukan pemakaian pewangi pakaian, terutama pada baju bayi.

    "Sebenarnya, pewangi pakaian itu aman untuk digunakan pada pakaian anak asalkan sudah memiliki sertifikat halal yang memastikan kalau bahan-bahan yang digunakan sudah aman," ujar Andien. Lagipula, dia melanjutkan, dalam satu hari Kawa bisa berganti pakaian 4 sampai 5 kali karena berbagai sebab, entah kotor atau basah.

    Andien Aisyah menjadi Brand Ambassador terbaru Downy di The Westin Kuningan, Selasa, 7 November 2017. Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    Selain itu, Andien mengatakan pewangi pakaian aman digunakan pada baju bayi selama mengikuti takaran atau tidak terlalu banyak. "Kalau pakai terlalu banyak juga bisa mengeluarkan bau yang kuat, sementara pawangi berfungsi untuk menambah kesegaran pakaian anak," ujarnya.

    Country Marketing Leader P&G Fabric Care Indonesia, Czar Callo menjelaskan Downy aman dipakai untuk semua anggota keluarga, mulai dari anak-anak sampai dewasa. "Downy sudah memiliki sertifikat halal jadi aman dipakai," ujar Czar. Namun tentunya untuk pakaian anak-anak dianjurkan menggunakan pewangi sesuai takaran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.