Indonesia Dipanggil India, MC Salah di Miss Global Beauty Queen

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiri ke kanan: Alicia Beverly Weley (Miss Intercontinental Indonesia 2017), Johnnie Sugiarto (CEO dan Founder EL JOHN Pageants), Lois Merry Tangel (Miss Tourism Indonesia 2017), Revindia Carina (Miss Global Beauty Queen Indonesia 2017) di Suasana Restaurant Aston, Senin, 6 November 2017. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    Kiri ke kanan: Alicia Beverly Weley (Miss Intercontinental Indonesia 2017), Johnnie Sugiarto (CEO dan Founder EL JOHN Pageants), Lois Merry Tangel (Miss Tourism Indonesia 2017), Revindia Carina (Miss Global Beauty Queen Indonesia 2017) di Suasana Restaurant Aston, Senin, 6 November 2017. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Masih ingat kejadian Steve Harvey yang salah menyebut pemenang Miss Universe 2015? Ketika itu, dia menyebutkan Miss Kolombia Ariadna Gutierrez sebagai pemenang Miss Universe 2015 dan mahkota telah tersemat di kepalanya. Namun beberapa saat kemudian Steve Harvey meminta maaf karena salah menyebutkan nama pemenang.

    Akibatnya, mahkota di kepala Miss Kolombia Ariadna Gutierres dilepas kemudian diserahkan kepada Miss Filipina, Pia Alonzo Wurtzbach. Kejadian ini disaksikan oleh berjuta pasang mata dan kerap terjadi di ajang kontes kecantikan, tak terkecuali di Miss Global Beauty Queen.

    Kontes kecantikan Miss Global Beauty Queen yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan pada 2-21 Oktober 2017, membawa banyak kekecewaan untuk Indonesia. Kesalahan besar yang dilakukan panitia adalah salah menyebutkan nama negara, dan tidak sekali terjadi dalam acara tersebut. Panitia Miss Global Beauty Queen kerap menyebut Indonesia dengan nama India.

    Revindia Carina, wakil dari Indonesia dalam ajang internasional ini, seharusnya mendapatkan posisi di top 15 karena berhasil memenangkan voting terbanyak, dan mendapat gelar Miss Popularity. Namun, karena Master Ceremony atau MC, salah menyebut nama Indonesia dengan India, Revindia terpaksa harus melepaskan kesempatan tersebut.

    "Pemenang Best Talent ditulis Indonesia tapi dibacakannya Miss India. Di atas panggung yang dipanggil Miss India," kata Revindia yang masih kecewa dengan kejadian tersebut di Jakarta, Senin 6 November 2017. Kejadian terulang lagi ketika pengumuman Best Nasional Costume. "Sebenarnya yang menang itu Indonesia, tapi yang dipanggil lagi-lagi Miss India." Meski kecewa, Revindia Carina masih bangga karena memenangkan empat kategori di ajang tersebut, yaitu Best Talent, Best National Costume, Top 15, dan Miss Popularity.

    Revindia Carina, perwakilan Indonesia di Miss Global Beauty Queen di Seoul, Korea Selatan, pada 2-21 Oktober 2017. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    CEO dan Founder EL JOHN Pageants yang menjadi sponsor Revindia dalam mengikuti Miss Global Beauty Queen, Johnnie Sugiarto mengatakan kekeliruan pembawa acara di kontes kecantikan tersebut tak hanya terjadi satu kali. "MC tidak baca script terlebih dahulu atau memastikan dan cek ulang. Padahal ini ajang internasional dan melibatkan banyak negara," ujarnya.

    Johnnie mengatakan kalau kejadian tersebut merugikan kedua negara, yakni Indonesia dan India. Indonesia yang seharusnya bisa masuk top 15 dan India yang sudah berpikir kalau mereka mendapatkan kedua gelar tersebut. Perwakilan Indonesia dan sejumlah netizen sudah menyatakan protes kepada panitia. Dan semua itu seolah sudah selesai dengan pemohonan maaf dari panitia.

    Revindia mengaku ikhlas dan menerima kejadian ini. Dia menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran untuk mengikuti ajang kecantikan selanjutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.