6 Kiat Toilet Training pada Anak, Pilih yang Paling Praktis

Reporter

Ilustrasi anak belajar ke toilet (toilet training). amazon.com

TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang tua melatih anak buang air kecil atau besar di toilet pada usia dua tahun. Ada yang lebih cepat bahkan ada yang lebih lama sampai menjelang empat tahun. Anak pun dapat menunjukkan tanda-tanda bahwa dia siap menggunakan toilet sendiri atau yang dikenal dengan istilah potty atau toilet training.

Contohnya, anak mulai memberikan tanda fisik atau verbal saat ingin buang air kecil dan besar, memiliki kata-kata untuk urine dan tinja, serta menunjukkan rasa tidak suka saatpopok basah atau penuh. Tidak ada satu pun metode yang dijamin untuk sukses dalam melatih anak menggunakan toilet sendiri.

Ada enam metode yang populer digunakan dalam mengajarkan anak menggunakan toilet, seperti dikutip dari Parenting berikut ini.

1. Menunggu hasrat buang air atau besar
Saat anak berusia dua tahun, Anda dapat memperhatikan sinyal bahwa dia sudah siap, tapi jangan menekannya. Letakkan kursi toilet di kamar mandi, misalnya, tapi jangan paksa dia menggunakannya.Secara teoritis, anak dapat berhasil dengan cepat jika sudah siap. Pendekatan ini sangat baik untuk anak yang berorientasi pada prestasi.

2. Menggunakan potty training
Siapkan waktu sebulan sebelum prasekolah dimulai dengan belajar menggunakan toilet. Saat Anda di rumah, arahkan anak ke toilet dengan interval yang dapat diprediksi. Tanyakan apakah dia ingin buang air kecil untuk membantunya mengenali sensasi tersebut. Hal ini dapat membantu si kecil berkonsentrasi dengan perintah yang diberikan. Tapi Anda harus lebih banyak berada di rumah. Jika si kecil dapat koperatif dan terbiasa dengan rutinitas, Anda dapat behasil menggunakan cara ini. Tapi jika Anda atau si kecil terganggu atau frustrasi, pilih strategi lain.

3. Menggunakan celana khusus
Ubah kebiasaan anak memakai popok dengan memakai celana khusus atau yang dikenal dengan istilah training pant. Ajak si kecil ke kamar mandi dengan interval tertentu, sering bertanya kepadanya apakah ingin buang air kecil dan pujilah dia saat dia sampai di toilet. Memakai celana ini dapat meningkatkan kesadaran anak akan fungsi tubuhnya sendiri meski harganya relatif lebih mahal dari popok tradisional.

4. Memberikan imbalan
Berikan imbalan kepada anak saat dia dapat buang air kecil atau besar di toilet dengan sesuatu yang kecil, seperti stiker. Anda dapat menggabungkan metode ini dengan yang lainnya di atas. Bagi beberapa anak, imbalan dapat memotivasi tapi juga berisiko membuat anak menuntut kompensasi setiap kali dia berhasil melakukannya.

5. Menggunakan celana dalam
Biarkan anak memilih celana dalam untuk digunakan. Saat dia merasa ingin buang air kecil atau besar, ada dorongan untuk langsung menuju toilet. Bisa saja hal ini merepotkan, tapi jika Anda sangat sabar, cara ini lebih mudah dan hemat dibanding menggunakan celana dalam sekali pakai.

6. Memberikan pujian
Setiap kali anak menggunakan toilet dengan benar, berikan pujian. Penghargaan ini akan membangun rasa percaya diri dan anak-anak biasanya lebih menyukai perhatian daripada mainan apapun. Tapi juga jangan berlebihan. Kata-kata pujian dan motivasi merupakan pilihan cerdas agar anak percaya diri menggunakan toilet sendiri.

Artikel terkait:
Ini Tips Toilet Training bagi Bayi
Kiat Sukses Ajarkan Toilet Training pada Anak
Kapan Si Kecil Siap Memulai Toilet Training?






Arrasya Bachtiar Mulai Toilet Training, Tasya Kamila : Butuh Kesabaran Ekstra

15 Oktober 2021

Arrasya Bachtiar Mulai Toilet Training, Tasya Kamila : Butuh Kesabaran Ekstra

Tasya Kamila sudah mempelajari teori potty training untuk anaknya, tapi ternyata penerapannya tidak semudah yang dia bayangkan.


Cara Kristen Bell Menghadapi Mom Shaming karena Putrinya Telat Toilet Training

21 Januari 2021

Cara Kristen Bell Menghadapi Mom Shaming karena Putrinya Telat Toilet Training

Kristen Bell mengungkapkan bahwa putri keduanya yang berusia 6 tahun masih belajar ke toilet. Kri


Penyebab Anak Usia 5 Tahun Masih Sering Ngompol saat Tidur Malam

18 Desember 2020

Penyebab Anak Usia 5 Tahun Masih Sering Ngompol saat Tidur Malam

Jika saat usianya lebih dari lima tahun tapi masih ngompol atau belum bisa berkemih mandiri saat tidur malam, waspadai anak mengalami enuresis.


Cara Khloe Kardashian Ajari Anak ke Toilet dengan Sistem Hadiah

26 Juni 2020

Cara Khloe Kardashian Ajari Anak ke Toilet dengan Sistem Hadiah

Khloe Kardashian mengajarkan anaknya ke toilet dengan sistem hadiah, simak aturannya.


Alasan Toilet Training Harus Diajarkan sejak Dini

6 Desember 2019

Alasan Toilet Training Harus Diajarkan sejak Dini

Pakar mengatakan toilet training sebaiknya diajarkan pada anak-anak sejak dini. Ini alasannya.


Usia Rata-rata Anak siap Melakukan Toilet Training

30 September 2019

Usia Rata-rata Anak siap Melakukan Toilet Training

Toilet training merupakan salah satu tahapan penting bagi tumbuh kembang anak, cek usia rata-rata anak melakukannya.


Perlukah Anak Dibangunkan Malam Hari Saat Toilet Training?

16 April 2018

Perlukah Anak Dibangunkan Malam Hari Saat Toilet Training?

Untuk mencegah anak mengompol di malam hari saat toilet training, beberapa orang tua akan membangunkan sang anak.


Tahu Cara Tepat Antre di Toilet? Simak Referensi ini

1 Februari 2018

Tahu Cara Tepat Antre di Toilet? Simak Referensi ini

Orang sering merasa dirugikan saat mengantre di toilet umum karena datang lebih awal, namun masuk bilik belakangan. Simak contoh antre toilet ini.


Menurut Penelitian Anak Laki Lebih Lambat Urusan Toilet Training

1 November 2017

Menurut Penelitian Anak Laki Lebih Lambat Urusan Toilet Training

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibanding anak perempuan, anak laki lebih lambat melakukan toilet training.


Trik Mengajari Anak Perempuan Toilet Training

1 November 2017

Trik Mengajari Anak Perempuan Toilet Training

Mengajarkan toilet training pada anak perempuan dianggap lebih susah. Padahal bila tahu triknya tak ada yang susah.