Sri Mulyani - Retno Marsudi, Pebasket dan Pramuka Tantang Pemuda

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani Indrawati dan Retno Marsudi saat menghadiri Reuni Akbar SMA 3 Semarang, 28-29 Oktober 2017. (Alste Indonesia)

    Sri Mulyani Indrawati dan Retno Marsudi saat menghadiri Reuni Akbar SMA 3 Semarang, 28-29 Oktober 2017. (Alste Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menghadiri reuni masa sekolah mereka di SMA 3 Semarang, Jawa Tengah. Pada kesempatan itu, dua menteri Kabinet Presiden Joko Widodo ini menceritakan masa ketika mereka masih remaja.

    Baca juga:
    Sri Mulyani Ungkap 3 Kunci Kebugaran Tubuh
    Sri Mulyani saat SMA Tak Suka Belajar, Pilih Lari Nyeker
    Mengintip Kiat Sukses Sri Mulyani dalam Karier dan Rumah Tangga

    Sri Mulyani mengatakan dia adalah orang yang suka berolahraga dan aktif berorganisasi. Ketika bersekolah di SMA 3 angkatan 1981, Sri Mulyani mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga basket dan karate, serta pernah menjadi ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS. "Saya tidak sering belajar, seringnya olahraga dan berorganisasi," ujar Sri Mulyani.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sri Mulyani dan Retno Marsudi pernah satu kelas, dan sekarang mereka bekerja di dalam kabinet yang sama. Jika Sri Mulyani memilih kegiatan olahraga dan OSIS, Retno Marsudi sibuk dengan kegiatan Pramuka. "Dia ( Retno Marsudi ) jago persami, berkemah," ucap Sri Mulyani. Baik Sri Mulyani maupun Retno Marsudi mengatakan aktivitas mereka semasa sekolah membantu membangun sikap disiplin dan mengelola kerja tim saat bekerja.

    Sri Mulyani dan Retno Marsudi lantas memberikan pesan dan tantangan kepada para pemuda. Sri Mulyani memulai pesannya dengan mengatakan kalau pemuda zaman dulu berjuang agar Indonesia menjadi satu bangsa, satu bahasa, dan satu Tanah Air. Menurut Sri Mulyani, pesan tersebut masih sangat relevan sampai sekarang, dan perlu diperjuangkan.

    Menlu Retno Marsudi menghadiri pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN untuk membahas Rohingya di Yangon, Myanmar, 19 Desember 2016. REUTERS/Soe Zeya Tun

    “Dari sejarah kami melihat bahwa bangsa ini selalu dibentuk oleh para pemudanya. Sekarang kami berdua menantang anak zaman sekarang untuk membawa negara kita menjadi negara yang hebat, maju, dan adil, makmur," ujar Retno Marsudi, menambahkan pesan Sri Mulyani di vlog Youtube Kementerian Keuangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.