Jumat, 19 Oktober 2018

Terlambat Terdeteksi, Gangguan Mata Bisa Bikin Bayi Prematur Buta

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi prematur. shutterstock.com

    Ilustrasi bayi prematur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu masalah kesehatan yang dialami bayi yang terlahir prematur adalah gangguan mata Retinopati Prematuritas (ROP). Bayi sendiri dikatakan prematur jika lahir dengan berat badan di bawah 1.500 gram atau di masa kehamilan kurang dari 37 minggu.

    ROP adalah pertumbuhan pembuluh darah pada retina yang tidak sempurna karena prematuritas. Beberapa bayi prematur yang mengalami ROP dapat sembuh seiring dengan pertumbuhannya, sementara yang lain dapat mengalami stadium berat yang bisa menyebabkan kebutaan.

    Dokter spesialis mata anak Rita Sita Sitorus menganjurkan orang tua yang memiliki bayi prematur agar melakukan pemeriksaan mata sedini mungkin. “Komunikasikan pada dokter anak agar melakukan skrining mata oleh dokter mata anak untuk mendeteksi ada tidaknya ROP,” ujarnya dalam seminar kesehatan di Jakarta, Jumat, 27 Oktober 2017.

    Pemeriksaan mata pada bayi prematur sangat penting karena ROP tidak dapat dideteksi secara kasat mata. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sebelum bayi dibolehkan pulang dari rumah sakit. Pemeriksaannya pun disesuaikan dengan tingkat prematuritas bayi.

    “Bayi prematur biasanya dirawat dulu di NICU, sebelum keluar dari NICU atau saat kondisi bayi dinyatakan stabil, lakukan skrining mata sebelum pulang,” ujar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta ini.

    Selama ini, menurut Rita, bayi prematur yang terdeteksi mengalami ROP sudah dalam stadium lanjut. Hal ini karena kurangnya informasi dan kesadaran akan bahaya ROP.

    Artikel lain:
    Aturan Memandikan Bayi Prematur
    Kiat Ibu Atasi Rasa Cemas Bila Melahirkan Bayi Prematur
    Bayi Tidur Pulas? Hati-hati Mungkin Pneumonia Sedang Mengintai

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.