Kalkulasi Bayar Cicilan Kartu Kredit dari Gaji

Penggesekan Ganda Kartu Kredit/Debit

TEMPO.CO, Jakarta - Punya dan memakai kartu kredit sah-sah saja asalkan penggunaannya tidak melampaui batas kemampuan penghasilan bulanan. Kalaupun memakai kartu kredit, idealnya berapa persen gaji yang mesti disisihkan untuk membayar tagihannya?

Baca juga:
Tip Aman Belanja Online dengan Kartu Kredit
Cara Aman Belanja Pakai Kartu Kredit di Luar Negeri
Perempuan Pakai Kartu Kredit, Cek 3 Belanjaan Terbanyak

Perencana keuangan dari One Shildt, Budi Raharjo CFP mengatakan cicilan kredit jangan lebih dari 35 persen dari total penghasilan bulanan, baik untuk cicilan barang konsumtif dan produktif. Barang konsumtif adalah barang yang dikonsumsi untuk keperluan atau kepuasan pribadi.

Nilai barang konsumtif semakin lama kian turun. Semestinya barang konsumtif dibeli secara tunai meski kadang harganya di luar kemampuan penghasilan rutin. Namun dalam kondisi tertentu, seperti harus mengisi rumah karena baru pindahan, kita dapat membelinya dengan kartu kredit selama masih dalam batas yang sehat untuk kondisi finansial keluarga.

Sedangkan barang produktif adalah barang yang nilainya bisa bertambah seiring waktu berjalan. Contohnya, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Alokasi dana 35 persen ini, menurut Budi, tetap berlaku meski sebuah keluarga punya lebih dari satu kartu kredit. Jika suami-istri masing-masing punya penghasilan, dana untuk membayar tagihan kartu kredit tetap tidak boleh lebih dari 35 persen dari total penghasilan keduanya.

Jika melebihi 35 persen, Budi mengingatkan membesarnya risiko gagal bayar. "Kalau cicilan kartu kredit sampai 35-40 persen dari gaji bulanan, maka lampu merah keuangan keluarga akan menyala karena berdampak gagal bayar," ujarnya. "Apalagi kalau terjadi perubahan kemampuan finansial misalnya, mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK."

Membengkaknya persentase cicilan menjadi salah satu ciri buruknya manajemen keuangan keluarga. Ciri lain, ketika akhirnya tabungan terpakai untuk membayar sebagian besar bahkan keseluruhan cicilan dan terlambatnya membayar cicilan kartu kredit setiap bulan.

Untuk pencegahan, dana darurat perlu disiapkan sebelum mengambil cicilan. Besarnya, minimal 3 kali pengeluaran total bulanan termasuk cicilan. Misalnya, gaji bulanan Rp 10 juta, dan pengeluaran per bulan termasuk cicilan Rp 9 juta rupiah. Maka dana daruratnya sekitar 27 juta.

TABLOIDBINTANG






Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

11 jam lalu

Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

Untuk menjaga aliran dana atau cashflow saat resesi terjadi, Aidil mewanti-wanti masyarakat untuk menekan konsumsinya.


Istri Presiden Honduras Dihukum 14 Tahun, Pakai Dana Anak Miskin untuk Bayar Tagihan

6 hari lalu

Istri Presiden Honduras Dihukum 14 Tahun, Pakai Dana Anak Miskin untuk Bayar Tagihan

Mantan Ibu Negara Honduras dijatuhi hukuman 14 tahun penjara atas tuduhan penipuan dan penyelewengan dana yang ditujukan untuk program sosial.


Inilah 5 Aksi Peretasan Terbesar di Dunia

16 hari lalu

Inilah 5 Aksi Peretasan Terbesar di Dunia

Berikut adalah sederet aksi peretasan terbesar di dunia yang dilakukan hacker.


Waspadai Modus Penipuan Upgrade Limit Kartu Kredit BCA

29 hari lalu

Waspadai Modus Penipuan Upgrade Limit Kartu Kredit BCA

Penipuan modus social engineering tengah marak mengincar para pengguna Kartu Kredit BCA.


Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik - QRIS Antarnegara, Jokowi: Kita Tak Ketinggalan Amat

30 hari lalu

Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik - QRIS Antarnegara, Jokowi: Kita Tak Ketinggalan Amat

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi meluncurkan Kartu Kredit Pemerintah atau KKP Domestik dan QRIS Antarnegara.


Kartu Kredit Pemerintah Domestik dan QRIS Antarnegara Resmi Terbit

30 hari lalu

Kartu Kredit Pemerintah Domestik dan QRIS Antarnegara Resmi Terbit

Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) resmi menerbitkan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Domestik & QRIS Antarnegara.


Nilai Transaksi Uang Elektronik Capai Rp 35,5 T, Tumbuh 39,76 Persen

36 hari lalu

Nilai Transaksi Uang Elektronik Capai Rp 35,5 T, Tumbuh 39,76 Persen

Bank Indonesia mencatat transaksi ekonomi dan keuangan digital mengalami kenaikan. Nilai transaksi uang elektronik tumbuh.


Akun Instagram Jouska Kembali Aktif, OJK Wanti-wanti Masyarakat untuk Tidak Akses

37 hari lalu

Akun Instagram Jouska Kembali Aktif, OJK Wanti-wanti Masyarakat untuk Tidak Akses

Ketua SWI Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L Tobing menanggapi kembali aktifnya akun Instagram PT Jouska Finansial Indonesia.


Mengungkap Arti Deretan 16 Angka di Kartu Kredit

43 hari lalu

Mengungkap Arti Deretan 16 Angka di Kartu Kredit

Pengguna kartu kredit pastinya tak asing dengan 16 digit angka yang terdapat di kartu kreditnya. Tahukah Anda maknanya?


6 Kiat Mencegah Kebiasaan Belanja Kompulsif

52 hari lalu

6 Kiat Mencegah Kebiasaan Belanja Kompulsif

Belanja kompulsif atau compulsive shopping jenis gangguan kontrol perilaku untuk berbelanja terus-menerus