Selasa, 13 November 2018

Winda Viska Alami Preeklamsia, Prosesnya Menegangkan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Winda Viska. Tabloidbintang

    Winda Viska. Tabloidbintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Winda Viska, 33 tahun, mengalami preeklamsia saat hamil anak kedua. Preeklamsia memaksa Winda melahirkan melalui operasi caesar padahal kandungannya baru berusia 35 minggu. Winda juga mesti mengurus buah hati seorang diri karena suaminya, Mulyadi Tan, bekerja di luar kota.

    Kehamilan Winda pada trimester pertama dan kedua berjalan normal. Memasuki usia kehamilan 7 bulan, pemeran Sasha dalam sinetron Office Boy itu menjalani pemeriksaan tekanan darah di rumah sakit. "Tekanan darah saya melonjak menjadi 140. Dokter memberikan obat penurun tekanan darah," kata alumnus Indonesian Idol musim pertama itu.

    Dokter pun menyatakan Winda mengalami preeklamsia. Preeklamsia merupakan kondisi berbahaya pada usia kehamilan tua. Biasanya ditandai dengan tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan, kelebihan protein dalam urine, edema, dan gangguan penglihatan.

    Vonis preeklamsia membuat Winda syok. Apalagi dokter belum bisa memastikan penyebabnya. Ia berusaha tenang dan merahasiakan diagnosis itu dari keluarga dan suami.

    Winda Viska Ria. Tempo/Wahyu Setiawan

    Sebulan kemudian, Winda Viska kembali memeriksakan diri ke dokter. Bukannya turun, tekanan darah Winda melonjak hingga 180. Dokter menyarankan Winda segera bersalin.

    "Sebenarnya enggak siap melahirkan, tapi demi kesehatan saya dan si kecil, akhirnya saya menerima saran dokter itu," ujarnya. Sebelum memutuskan melahirkan secara caesar, Winda Viska berusaha agar bisa bersalin normal dengan metode induksi. Namun cara itu tak membuahkan hasil.

    Winda Viska akhirnya dirawat di rumah sakit karena kondisinya kian memburuk. Urine Winda Viska berwarna kemerahan pertanda sel darah merahnya sudah pecah di dalam tubuh. Dokter menempuh operasi caesar. Anak kedua Winda lahir dengan berat 2,02 kilogram dan dinamai Mahesa Mulya Tan.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.