Coba Tebak, Krisdayanti Pilih Tak Makeup Alis atau Bulu Mata ?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Krisdayanti. Instagram

    Krisdayanti. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Krisdayanti tak lepas dari makeup dalam penampilan sehari - hari. Ditemui di The Ritz-Carlton, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Oktober 2017, penyanyi yang sudah berkarir selama 26 tahun ini berbagi tentang tren makeup yang digunakannya.

    Baca juga:
    Krisdayanti - Aurel, Ada Kesepakatan Sebelum Unggah Foto
    Ashanty - Krisdayanti Mesra, Saling Dukung Lupakan Masa Lalu

    Menyimak riasan mata yang tegas dan alis tebal, sebenarnya mana yang lebih penting bagi Krisdayanti, alis atau bulu mata?

    "Saya memilih pergi tidak pakai riasan alis ketimbang bulu mata," kata Krisdayanti, Kamis 26 Oktober 2017. Krisdayanti mengaku tak bisa lepas dari bulu mata yang tebal dan lentik. Kendati sudah ada teknologi ekstensi bulu mata yang membuat bulu mata lebat dan tebal secara permanen, Krisdayanti tetap memilih menggunakan bulu mata palsu yang ditumpuk untuk mendapatkan kesan dramatis.

    Krisdayanti. Instagram

    Mengenai teknik makeup highlight dan contouring yang sedang digandrungi, Krisdayanti juga selalu menerapkannya terutama ketika tampil di panggung. "Karena di panggung disorot banyak lampu wajah cenderung flat, contouring membantu menonjokan dimensi di wajahku," katanya.

    Adapun untuk highlight, Krisdayanti justru menghindari shimmer selain di hidung supaya wajah tidak terlihat berminyak di kamera.

    Untuk teknik makeup bibir, Krisdayanti menerapkan overlining atau menggambar bibir di luar batas alami bibir untuk memberikan ilusi bibir lebih bervolume dan sensual. Urusan pewarnaan bibir, Krisdayanti menggunakan dua teknik ombre lips, yakni ala barat dan ala Korea. Artikel terkait: Krisdayanti Kreasi Lipstik Ombre ala Barat dan Korea

    SATRIA DEWI ANJASWARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara