Titi Kamal Susah Dinasihati, Khawatir Lahiran di Pesawat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titi Kamal. bisnis.com

    Titi Kamal. bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Titi Kamal saat ini sedang hamil anak kedua dan usianya kandungannya sudah 8 bulan. Suami Titi Kamal, Christian Sugiono lebih protektif kepada Titi Kamal terutama dalam urusan pekerjaan. Meski begitu, Titi Kamal tidak membatasi aktivitasnya secara ketat.

    Baca juga:
    Titi Kamal Pilih Makeup atau Parfum?
    Titi Kamal Disemprot Suami di Bulan Ramadan
    Titi Kamal Laris Jadi Duta Produk, Apa Rahasianya

    Suami Titi Kamal-lah yang khawatir dengan aktivitas istrinya, terutama jika ada pekerjaan di luar kota. "Kalau sudah usia kehamilan bulan sekian, dokter melarang terbang. Jadi aku bilang untuk istirahat saja," ujar Christian Sugiono.

    Kendati sudah diingatkan, Christian Sugiono mengalami kesulitan karena Titi Kamal termasuk perempuan yang gemar jalan-jalan. "Tapi Titi maunya jalan terus, jadi pusing juga kalau sampai lahiran di pesawat,” kata Christian Sugiono sambil tertawa.

    Titi Kamal. Instagram

    Titi Kamal mengatakan Christian Sugiono memang sangat memperhatikan kondisi keluarga. “Tian (panggilan Christian Sugiono) memang selalu care sama anaknya. Apalagi setelah lahir, dia benar-benar membantu," ujar Titi Kamal.

    Saking besarnya andil Christian Sugiono dalam membantu mengurus anak, Titi Kamal mengatakan tidak merasakan sindrom baby blues setelah melahirkan putra pertama mereka, Arjuna Zayan Sugiono. "Semuanya lancar," ucap Titi Kamal.

    Sementara perlakuan antusias justru datang dari Arjuna. Titi Kamal melihat Arjuna sudah tidak sabar menantikan kehadiran adiknya. "Juna enggak iri. Dia malah senang dan enggak sabar menanti kelahiran adiknya," kata Titi Kamal.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.