Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Preeklamsia, Masalah Kehamilan Penyebab Kematian, Bayi Prematur

image-gnews
Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com
Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan tingginya kadar protein dalam urine. Kondisi ini bisa terjadi kapanpun, umumnya setelah minggu ke 20 kehamilan, sedangkan eklamsia adalah kondisi preeklamsia berat.

Banyak ibu hamil yang tidak menyadari menderita preeklamsia sehingga berkembang menjadi eklamsia. Pada kondisi eklamsia, ibu mengalami tekanan darah tinggi yang mengakibatkan kejang. Kondisi medis ini cukup serius karena dapat membahayakan keselamatan ibu dan janinnya.

Dilansir dari laman, Healthline sekitar 5-10 persen wanita hamil mengalami preeklampsia. Menurut data dari WHO, preeklamsia dan eklamsia adalah penyebab kematian saat kehamilan nomor tiga tertinggi di dunia, dengan menyumbang 14 persen dari total kematian ibu hamil di seluruh dunia pada 2014.

Sejauh ini, dokter belum bisa mengidentifikasi penyebab preeklamsia. Ada ahli yang menduga bahwa kurangnya nutrisi, tingginya kandungan lemak tubuh, faktor keturunan, dan kurangnya aliran darah ke rahim menjadi penyebab kondisi ini.

Dari pengalaman para dokter, ada beberapa penyebab potensial risiko preeklamsia, yaitu faktor genetik, pola makan, masalah pembuluh darah, dan gangguan autoimun' Penyebab lain adalah hamil kembar, faktor usia, ibu hamil berusia di atas 40 tahun atau berusia muda, kehamilan pertama, erta obesitas.

Riwayat penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, dan kelainan ginjal juga bisa menjadi penyebab. Seperti disebutkan di atas, umumnya ibu hamil tidak menyadari jika dirinya mengalami preeklamsia. Jika ibu hamil mengalami gejala seperti sakit kepala terus menerus, kenaikan berat badan drastis, penglihatan kabur, tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih tinggi, dan hasil tes urine dan tes darah menunjukkan adanya protein dalam urine, maka segera konsultasikan dengan dokter.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemeriksaan rutin dengan USG dapat memastikan gerak janin berjalan dengan normal, detak jantung, kadar cairan, dan kesehatan janin terpantau. Jika hasil pemeriksaan menyatakan ibu hamil mengalami preeklamsia ringan, dokter akan menyarankan tidur agar dapat beristirahat, mengurangi asupan garam, konsumsi lebih banyak air, dan pada beberapa kasus diberikan obat penurun tekanan darah dan rutin melakukan pemeriksaan.

Selama kehamilan, dokter akan memantau ibu hamil untuk memastikan ibu dan janin tetap sehat. Jika sudah memasuki minggu ke-37 atau lebih, dokter menyarankan untuk melakukan persalinann. Pada usia ini bayi sudah cukup berkembang walaupun masih dini. Proses kelahiranlah yang bisa mengobati preeklamsia.

Persalinan merupakan pilihan yang aman jika preeklamsia cukup parah dan membahayakan kesehatan ibu atau janin. Bahkan, bayi akan dilahirkan prematur jika terdapat tanda preeklamsia berat, seperti adanya indikasi denyut jantung janin melambat, sakit perut, kejang, timbulnya gangguan fungsi ginjal, dan adanya cairan di paru-paru.

Baca juga:
Jaga Kesehatan Janin sejak Awal Kehamilan, Ini Kata Dokter
Keguguran, Apa Saja Tindakan untuk Membersihkan Rahim
Berapa Kenaikan Berat Badan yang Wajar Selama Hamil? 

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hasil Penelitian: Wanita yang Alami Komplikasi Kehamilan Berisiko Terkena Penyakit Jantung

4 hari lalu

Ilustrasi kehamilan. Freepik.com
Hasil Penelitian: Wanita yang Alami Komplikasi Kehamilan Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang mengalami komplikasi saat menjalani kehamilan cenderung memiliki risiko terkena penyakit jantung.


Keguguran 3 Kali, Olivia dan Denny Sumargo Akhirnya akan Sambut Anak Pertama

9 hari lalu

Denny Sumargo dan Olivia Allan di Times Square, New York. Foto: Instagram/@sumargodenny.
Keguguran 3 Kali, Olivia dan Denny Sumargo Akhirnya akan Sambut Anak Pertama

Olivia Allan menceritakan perjuangannya mendapatkan anak hingga sempat menolak ditemani Denny Sumargo di dokter.


Nutrisi yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil yang Berpuasa

14 hari lalu

Ibu hamil memerlukan asupan makanan bergizi agar janin yang dikandung tumbuh sehat. (Canva)
Nutrisi yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil yang Berpuasa

Ginekolog mengingatkan ibu hamil untuk memperhatikan kandungan gizi ketika memutuskan berpuasa demi kesehatan diri dan janin.


Tambahan Asam Folat pada Garam Dapat Cegah Cacat Bawaan

16 hari lalu

Ilustrasi menaburkan garam. shutterstock.com
Tambahan Asam Folat pada Garam Dapat Cegah Cacat Bawaan

Melengkapi garam meja dengan asam folat menjadi strategi diet baru untuk lebih melindungi terhadap cacat bawaan.


Halle Bailey Menangis Ungkap Alasan Merahasiakan Kehamilannya

21 hari lalu

Halle Bailey menghadriri pemutaran perdana The Little Mermaid di Los Angeles, Amerika Serikat, Senin 8 Mei 2023. Foto: Instagram/@disney
Halle Bailey Menangis Ungkap Alasan Merahasiakan Kehamilannya

Halle Bailey menangis saat menjelaskan alasan dia memilih merahasiakan kehamilannya dari publik.


Spesialis Kandungan Ungkap Dampak Endometriosis pada Kehamilan

21 hari lalu

Harapan Baru Penderita Endometriosis
Spesialis Kandungan Ungkap Dampak Endometriosis pada Kehamilan

Dokter kandungan menjelaskan endometriosis dapat menimbulkan konsekuensi pada proses kehamilan. Apa saja yang perlu diwaspadai?


Manfaat Madu bagi Ibu Hamil

34 hari lalu

Ilustrasi madu. shutterstock.com
Manfaat Madu bagi Ibu Hamil

Madu merupakan salah satu pilihan bahan alami yang sering dipertimbangkan untuk dikonsumsi bagi ibu hamil.


Dokter Ingatkan 3 Bahaya Hipertensi pada Ibu Hamil

37 hari lalu

Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com
Dokter Ingatkan 3 Bahaya Hipertensi pada Ibu Hamil

Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian ibu hamil tertinggi selain pendarahan dan infeksi. Ini tiga bahayanya menurut dokter.


Kabar Bahagia Joshua Suherman dan Clairine Clay Umumkan Kehamilan Anak Pertama

48 hari lalu

Joshua Suherman dan Clairine Clay. Instagram.com/@joshuasuherman
Kabar Bahagia Joshua Suherman dan Clairine Clay Umumkan Kehamilan Anak Pertama

Joshua Suherman dan Clairine Clay sempat menunda memiliki anak di awal pernikahan


Bukan Hanya Pil, Kenali 7 Jenis Alat Kontrasepsi KB

51 hari lalu

Pemasangan alat kontrasepsi implan (ilustrasi)
Bukan Hanya Pil, Kenali 7 Jenis Alat Kontrasepsi KB

Alat kontrasepsi atau pencegah kehamilan beragam jenisnya, berikut adalah 7 di antaranya.