Ashanty Pakai Daster Ngepel, Aurel: Pagi-pagi Ada yang Ngomel

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ashanty saat menggunakan turban di Jakarta, 16 Juni 2016. (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

    Ashanty saat menggunakan turban di Jakarta, 16 Juni 2016. (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ashanty dianggap sebagai pesohor yang rendah hati meskipun hidup dengan harta berlimpah. Salah satu contohnya adalah kedekatan dia dengan para pegawainya yang kerap menuai pujian netizen.

    Baca juga:
    Ashanty Jelaskan Efek Makeup dan Cahaya pada Foto Aurel
    Ashanty Cerita Anang Hermansyah Cemburu dan Azriel Jadi Mata-mata

    Kali ini, Ashanty kembali mendapat pujian dari netizen. Bukan karena kedekatan dengan para pegawainya, tetapi ketika melakukan pekerjaan rumah.

    Seperti video Instagram Story atau Instastory Aurel Hermansyah yang diunggah kembali oleh akun fanbase keluarga Anang dan Ashanty yakni genk ijo.

    Dalam video yang diunggah pada Senin, 16 Oktober 2017, Ashanty terlihat sederhana dengan mengenakan daster berwarna coklat dan rambut yang diikat seperti ibu rumah tangga pada umumnya. Ashanty tampak mengepel ruangan dapur di hadapan tiga orang pegawainya.

    Aurel Hermansyah sempat menuliskan keterangan di video tersebut, "Pagi-pagi udah denger ada yang ngomel."

    Artikel terkait:
    Krisdayanti - Aurel, Ada Kesepakatan Sebelum Unggah Foto

    Namun, tidak terdengar jelas apa yang disampaikan Ashanty. Pemandangan itu membuat warganet kagum karena Ashanty dianggap tidak terlalu jaga image sebagai seorang selebriti. Netizen berkomentar apa yang dilakukan Ashanty patut dicontoh.

    "Bunda Ashanty, contoh bunda yang baik," komentar netizen. "Enggak sangka meski cantik dan kaya, mba Ashanty sama seperti emak-emak lainnya, salut. Semoga menginspirasi para lovers," tulis netizen yang lain.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.