Jangan Salah Membeli Celana Jins, Simak Dulu 3 Saran Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memilih celana jins/jeans. Shutterstock.com

    Ilustrasi memilih celana jins/jeans. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Celana jins memang sangat disukai banyak orang. Selain karena cocok dengan beragam gaya kasual, juga karena ketahanannya yang luar biasa. Tak heran ada yang bisa sampai menggunakan celana yang sama sampai bertahun-tahun.

    Akan tetapi, ada aturan memilih celana jins. Jangan sampai membeli celana yang kemudian membuat Anda terlihat buruk. Pendiri produk celana jins premium Oldblue, Ahmad Hadiwijaya, mengatakan setidaknya ada tiga langkah yang bisa dilakukan untuk memilih celana yang baik.

    Pendiri perusahaan yang telah berdiri sejak 2010 tersebut mengatakan pertama, perhatikanlah merek dari celana jins, cara yang paling mendasar dalam memilih jins .

    “Perhatikan dulu brandnya karena dari dari situ kita bisa menilai keseluruhan kualitas dari celana jins . Setidaknya, pilih brand-brand yang memang merepresentasikan kualitas celana jins yang baik,” katanya.

    Meski tidak merinci merek apa yang menurutnya lebih baik, Ahmad menyarankan merek dengan reputasi yang baik. Meski harganya bisa cukup mahal, menurutnya hal itu sepadan dengan kualitas yang akan didapatkan.

    Setelah memilih merek tertentu, lihatlah bahan atau material yang digunakan. Bahan ini kembali lagi tergantung pada selera dan kondisi dompet. Banyak bahan yang luar biasa bagus tapi harganya juga tidak murah.

    “Bahan ini sangat menentukan, kalau memang suka celana jins pasti akan mencari bahan-bahan tertentu yang mungkin terbilang langka. Ketebalan, material, dan sebagainya akan sangat mempengaruhi,” katanya.

    Terakhir, perhatikan jenis potongan jins yang dipilih. Dalam memilih, Anda harus pula mempertimbangkan bentuk tubuh karena sangat penting. Salah potongan akan membuat Anda terlihat gemuk atau sebaliknya.

    “Kalau gemuk sebaiknya pilih celana dengan potongan slim atau slim fit. Tapi itu kembali kepada selera dan kebutuhan,” kata Ahmad.

    Tip belanja lain:
    Tip Hindari Penipuan Kala Belanja Barang Bekas
    Boros Belanja Makeup, Atasi dengan Cara Berikut
    Barang Tak Terpakai di Gudang Bisa Jadi Uang, Simak Caranya 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.