Penjelasan Dokter soal Kedutan, Bukan karena Ada yang Rindu

Reporter

Ilustrasi mata wanita. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kalau mata tiba-tiba berkedut, itu bukan tanda kedatangan rezeki atau ada yang sedang rindu, tapi isyarat dari tubuh menurut dokter ahli saraf.

"Dengan kemajuan teknologi, sudah ditemukan bahwa itu bukan, bahkan bukan penyakit. Kedutan karena saraf yang mengurusi wajah atau disebut saraf fascialis atau saraf nomor tujuh terganggu oleh pembuluh darah kecil yang menempel di sarafnya," kata dokter spesialis bedah saraf dari National Hospital Surabaya, dr. M. Sofyanto Sp.BS.

Sofyan menjelaskan diameter pembuluh darah itu sekitar dua milimeter, sementara saraf nomor 7 diameternya 1-2 milimeter.

"Akibatnya, karena saraf nomor tujuh ini yang bertugas menggerakkan wajah, pipi, mulut, dia akan merot terus hilang lagi, kejang-kejang wajahnya, lalu hilang lagi," tuturnya.

Baca juga:
Donita Melasik Mata karena Minus 6, Ketahui 4 Tahap Pemeriksaan 
Jangan Sembarangan Menato Mata, Risikonya Infeksi dan Buta
Alasan Mata Harus Diistirahatkan Setelah 2 Jam Menatap Komputer

Kedutan yang hanya sebentar bukan berarti ada masalah. Tapi bila kedutan berlangsung lama dan menimbulkan gangguan mungkin butuh penanganan. Dokter Sofyan mengatakan bahwa kedutan bisa terjadi karena otot lelah, yang bisa diatasi dengan pemijatan.

"Dipijat, selesai. Gerakannya ke arah keluar (dari bawah ke atas) 20 kali," ujarnya.

Namun ada pula kedutan yang berlangsung lama, hingga puluhan tahun, yang mungkin membutuhkan bantuan kalau sampai menimbulkan gangguan.

"Ada satu pasien yang menderita ini hampir 45 tahun. Akhirnya setelah dioperasi bisa sembuh karena ini bukan penyakit, sekedar sarafnya tersentuh," kata Sofyan.

"Kalau kedutan berlanjut, pipi, bibirnya merot separuh, wajahnya merot, berarti itu Hemifacial Spasm (HFS). Tidak dioperasi tidak apa-apa, hanya masalah estetika saja. Tetapi kalau merot terus, lalu dia bawa mobil, bisa menyerempet karena orientasi geometrisnya berubah," tambahnya.

Operasi untuk mengatasi masalah itu perlu kehati-hatian karena pusat masalah berada di daerah batang otak, yang merupakan pusat pengaturan aktivitas. Di sana, pembuluh darah menempel di saraf yang mengurusi wajah atau disebut saraf fascialis atau saraf nomor tujuh.

"Masalahnya, di mana letak saraf nomor tujuh itu? Di batang otak. Untuk mencapai ke sana perlu teknologi dan skill khusus dokternya, sehingga tidak mengganggu struktur di batang otak karena di sana pusat pengaturan aktivitas kehidupan, jantung, kesadaran semua di situ," katanya.

"Melalui lubang kecil melalui mikroskop, kini dokter bisa mendeteksi di mana letak saraf nomor tujuh, delapan. Kemudian pembuluh darah yang menekan bisa dilepaskan, diberi sekat supaya tidak korslet lagi," papar Sofyan.






Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

1 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

1 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

2 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

2 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

4 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

6 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?


DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

6 hari lalu

DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.


5 Manfaat Minum Kopi bagi Kesehatan

7 hari lalu

5 Manfaat Minum Kopi bagi Kesehatan

Selain efek energinya, kopi telah dikaitkan dengan daftar panjang manfaat kesehatan potensial sehingga memberi lebih banyak alasan untuk menyeduhnya.