Gucci Resmi Tak Lagi Pakai Bulu Binatang

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu gerai Gucci di Hong Kong. Ilustrasi

    Salah satu gerai Gucci di Hong Kong. Ilustrasi

    TEMPO.CO, Roma, Italia - Gucci mengumumkan tak lagi menggunakan bulu binatang sebagai bahan dari setiap produk fashion yang mereka keluarkan. CEO Gucci Marco Bizzarri mengumumkan kebijakan tersebut di acara London College of Fashion pada Rabu, 11 Oktober 2017. "Gucci bertanggung jawab secara sosial dan itu merupakan salah satu nilai inti Gucci. Kami berusaha berbuat lebih baik untuk lingkungan dan hewan," kata Marco Bizzarri.

    Dengan kebijakan baru tersebut, rumah mode asal Italia ini tak akan lagi menggunakan musang, anjing hutan, rakun, rubah, atau binatang lain yang ditangkap atau sengaja dipelihara untuk diambil bulunya. Gucci menunjukkan kesungguhannya dengan tidak lagi menggunakan bulu binatang pada produknya di koleksi musim semi dan musim panas 2018 yang diperlihatkan di Milan Fashion Week 2018 yang berlangsung September lalu.

    CEO Gucci Marco Bizzarri

    Koleksi yang ditunjukkan di Milan Fashion Week dan mulai dijual tahun depan itu akan menjadi koleksi pertama dari Gucci yang tak menggunakan bulu binatang. Adapun berbagai barang fashion bulu binatang yang tersisa akan dijual melalui lelang amal.

    Dalam mengambil kebijakan anti-bulu binatang ini, Marco Bizzarri mengucapkan terima kasih kepada lembaga Humane Society of Amerika Serikat atau HSUS daan sebuah organisasi peduli binatang di Italia (LAV) yang telah memberikan inspirasi dan meningkatkan kesadaran agar industri fashion berjalan lebih baik untuk lingkungan. "Gucci sangat antusias mengikuti langkah selanjutnya dan berharap ini menjadi perubahan bagi industri fashion untuk menjadi lebih baik," ucap Marco Bizzarri.

    Presiden Humane Society International, Kitty Block memuji langkah berani dari Gucci karena tak lagi menggunakan bulu binatang pada setiap produknya. "Penggunaan bulu dan kulit binatang untuk berbagai kepentingan sangat kejam dan berdampak besar pada kelestarian lingkungan," ujarnya.

    Gucci bukan satu-satunya rumah mode yang tak lagi memakai bulu. Pada 2016, perancang busana asal Italia yang juga pemilik label Giorgio Armani mengumumkan tak lagi memakai bulu pada produk fashionnya. Selain itu, desainer Vivienne Westwood, Calvin Klein, dan Ralph Lauren melakukan langkah yang sama.

    CNN | DEVI ERIYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.